Penumpang KMP Dharma Kartika Jatuh ke Laut di Perairan Jangkar, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

26 - Mar - 2026, 02:25

Tim SAR Gabungan saat persiapan kegiatan pencarian Penumpang KMP Dharma Kartika Jatuh ke Laut di Perairan Jangkar, Kamis (26/3/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES

JATIMTIMES - Seorang penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Dharma Kartika dilaporkan jatuh ke laut saat kapal tengah berlayar menuju Pelabuhan Raas, Madura, Kamis (26/3/2026) pagi. Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di perairan Jangkar, Kabupaten Situbondo, tepatnya sekitar 3,5 mil dari Pelabuhan Jangkar. Lokasi ini merupakan jalur pelayaran yang cukup padat, terutama untuk rute menuju kepulauan di wilayah Madura.

Baca Juga : Sejarah dan Filosofi Lebaran Ketupat: Tradisi Sarat Makna yang Dirayakan Setelah Idulfitri

Korban diketahui bernama Tohari (31), warga Dusun Darpa, Desa Karangnangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep. Hingga berita ini ditulis, korban masih dinyatakan hilang.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto, melalui Koordinator Pusdalops PB BPBD Situbondo, Puriyono, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa laporan pertama diterima dari unsur TNI AL Pos Jangkar dan Satpolairud Polres Situbondo.

“Benar, telah terjadi insiden seorang penumpang KMP Dharma Kartika jatuh ke laut saat pelayaran menuju Raas. Saat ini korban masih dalam pencarian,” ujar Puriyono.

Menurutnya, begitu informasi diterima, pihak BPBD Situbondo langsung melakukan koordinasi dengan berbagai unsur terkait, termasuk Basarnas Pos SAR Banyuwangi, TNI AL, Polairud, KSOP Pelabuhan Jangkar, aparat TNI-Polri setempat, serta TAGANA Dinsos Situbondo.

Kru kapal diketahui sempat melakukan pencarian awal menggunakan sekoci di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga saat ini, upaya tersebut belum berhasil menemukan korban.

Tim SAR gabungan kini terus melakukan penyisiran di area perairan Jangkar. Pencarian dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk nelayan setempat yang turut membantu memperluas jangkauan pencarian.

Puriyono menambahkan, kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah berawan, sehingga cukup mendukung proses pencarian di lapangan. Meski demikian, pihaknya tetap mengedepankan kewaspadaan dalam setiap operasi.

Baca Juga : Demokrat Buka Suara soal Kehadiran Anies di Halalbihalal SBY, Datang Tanpa Undangan? 

“Cuaca relatif mendukung, namun kami tetap mengutamakan keselamatan tim di lapangan. Pencarian terus dilakukan secara maksimal,” tambahnya.

Dari sisi dampak, insiden ini mengakibatkan satu orang dinyatakan hilang. Tidak ada kerusakan materiil yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.

Hingga saat ini, penyebab pasti korban jatuh ke laut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. BPBD Situbondo memastikan akan terus memberikan informasi terbaru seiring perkembangan di lapangan.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jasa transportasi laut, agar selalu berhati-hati dan mematuhi prosedur keselamatan selama berada di atas kapal guna mencegah kejadian serupa.