Wali Kota Mas Ibin Ajak Warga Rawat Masa Depan, HUT ke-120 Kota Blitar Diwarnai Bersih Kota dan Tanam Pohon
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
A Yahya
01 - Apr - 2026, 04:02
JATIMTIMES — Pemerintah Kota Blitar menandai Hari Jadi ke-120 dengan aksi nyata menjaga lingkungan melalui gerakan bersih kota dan penanaman pohon, Rabu, 1 April 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu dipusatkan di sejumlah titik strategis, yakni Alun-Alun Kota Blitar, Pasar Pon, serta Ekooark Joko Pangon sebagai lokasi penanaman simbolis oleh Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Momentum peringatan hari jadi kali ini tidak sekadar seremoni, tetapi dirancang sebagai refleksi panjang perjalanan Kota Blitar sekaligus pijakan menuju masa depan. Tema “120 Tahun Kota Blitar Transformasi Menuju Kota Masa Depan” diterjemahkan dalam aksi konkret yang melibatkan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.
Baca Juga : HUT ke-112 Kota Malang, Puguh Pamungkas: Momentum Berbenah dari Banjir hingga Kemacetan
Wali Kota Blitar, Mas Ibin, menegaskan bahwa peringatan hari jadi merupakan momen untuk menghargai jasa para pendahulu sekaligus memperkuat komitmen pembangunan ke depan.
“Ulang tahun ke-120 Kota Blitar ini menjadi momentum refleksi bahwa kota ini sudah dibangun sejak lama. Banyak para pendahulu yang telah memimpin dan membangun Kota Blitar. Jasa-jasa mereka patut kita apresiasi dan kita doakan, sehingga kita bisa melihat Kota Blitar seperti sekarang ini,” ujar Mas Ibin.
Menurut dia, refleksi tersebut harus diikuti dengan tanggung jawab generasi saat ini untuk memastikan masa depan kota tetap terjaga dan berkembang. Pemerintah Kota Blitar, kata dia, telah merancang arah pembangunan jangka panjang yang berorientasi pada keberlanjutan.
“Kita juga punya kewajiban dan tanggung jawab untuk Kota Blitar masa depan. Kota yang diidam-idamkan seluruh warganya, yang bisa memastikan generasi penerus menatap masa depan dengan penuh optimisme,” katanya.
Tanam Pohon sebagai Investasi Masa Depan
Gerakan tanam pohon yang menjadi bagian utama kegiatan ini, lanjut Mas Ibin, bukan sekadar simbolis, melainkan investasi ekologis jangka panjang. Ia mengapresiasi berbagai pihak yang memberikan ucapan selamat dalam bentuk bantuan bibit tanaman.
“Pohon yang kita tanam hari ini adalah pohon masa depan Kota Blitar. Karena pohon itu akan berbuah, dan yang menikmati bisa jadi anak-anak kita, cucu kita, generasi mendatang,” ujarnya.

Gerakan Bersih Kota Libatkan Seluruh ASN dan Rancang Kota hingga 100 Tahun Mendatang
Selain penanaman pohon, aksi bersih kota juga digelar serentak di berbagai titik. Kegiatan ini melibatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Blitar yang telah dibagi ke sejumlah lokasi, mulai dari pusat kota hingga kawasan publik.
Mas Ibin menekankan bahwa kebersihan lingkungan menjadi fondasi utama dalam membangun kota yang nyaman dan berdaya saing. Gerakan ini sekaligus selaras dengan program pemerintah pusat yang mendorong penguatan budaya hidup bersih.
“Ini bagian dari bakti kita kepada Kota Blitar. Sederhana, dengan cara bersih-bersih dan menanam pohon untuk masa depan. Ini bagian dari perencanaan kita menuju Kota Blitar masa depan, dimulai dari kebersihan dan penanaman pohon,” kata dia.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan desain pembangunan jangka panjang, bahkan hingga 100 tahun ke depan. Perencanaan tersebut mencakup pengembangan kota yang lebih indah, tertata, dan berkelanjutan.
Baca Juga : Damkar Sebut Ulah Pria Diduga Bakar Rumah Sebabkan Kerugian hingga Ratusan Juta
“Ke depan, kita ingin melihat Kota Blitar dalam 25 tahun, 50 tahun, bahkan 100 tahun mendatang menjadi kota yang sangat bagus, indah, dan pembangunannya masif. Itu yang mulai kita rancang dari sekarang,” ujarnya.
Tanaman Produktif dan Kerja Bakti Massal
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi ke-120 Kota Blitar yang juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, drh Dewi Masitoh, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon dilakukan dengan memilih jenis tanaman produktif yang memiliki nilai ekonomi dan ekologis.
“Untuk hari jadi ini, kita melaksanakan tanam pohon sekaligus untuk mendukung Indonesia asri. Kita sediakan 40 tanaman hortikultura, terdiri dari 30 alpukat dan 10 durian, serta kelapa yang juga ditanam dalam rangka hari jadi ke-120 Kota Blitar,” kata Dewi.
Ia menambahkan, kegiatan bersih kota dilakukan secara masif dan terkoordinasi. Seluruh ASN dikerahkan untuk kerja bakti di berbagai titik yang telah ditentukan.
“Setelah upacara, seluruh ASN di Kota Blitar sudah dibagi titik lokusnya. Ada di alun-alun, Pasar Pon, Pasar Templek, Pasar Legi, Ecopark Joko Pangon, hingga Sungai Herlingga. Jadi hari ini semua bergerak dalam kerja bakti resik-resik kutho Blitar,” ujarnya.
Bangun Budaya Lingkungan Berkelanjutan
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kota Blitar ingin menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kesadaran kolektif menjaga lingkungan. Aksi sederhana seperti membersihkan kota dan menanam pohon diharapkan menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan, peringatan Hari Jadi ke-120 Kota Blitar menjadi titik awal penguatan komitmen menuju kota masa depan yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan.
