Petugas lakukan olah TKP di kolam tempat balita ditemukan tewas (Foto : Anang Basso/TulungagungTIMES)
Petugas lakukan olah TKP di kolam tempat balita ditemukan tewas (Foto : Anang Basso/TulungagungTIMES)

Di cari tak ketemu, Kakek Suwanto (72) warga Pulerejo RT 1 RW 1 Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung justru menemukan cucu kesayangannya sudah mengapung di kolam belakang rumah.

Cucu lelaki yang masih berusia 15 bulan itu di ketahui bernama MAR (initial) sempat di bawa ke klinik Devita, namun di sana MAR di nyatakan telah tewas. 

" Awalnya diketahui berdasarkan laporan dari klinik Devita Desa Pulerejo Kecamatan Ngantru, bahwa ada balita yang meninggal diduga akibat tenggelam di kolam ikan," kata Kapolsek Ngantru AKP Maga Fidri Isdiawan. 

Kapolsek kemudian menuturkan kronologi kejadian berdasarkan laporan yang di terima pihaknya, di awali dengan saksi Suwanto (kakek korban) berada dirumah bagian depan dan mengira cucunya (korban MAR) berada di dapur bersama neneknya, namun pada waktu neneknya bertanya dimana keberadaan korban, selanjutnya saksi mencari dimana MAR berada. 

"Saksi mencari dibelakang rumahnya dan mengetahui korban sudah terapung di kolam,  kemudian saksi bergegas membawa korban menuju klinik Devita dan disana di nyatakan korban sudah meninggal dunia," ungkap Maga 

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Ngantru segera mendatangi dan melakukan olah TKP dan melakukan koordinasi dengan klinik tempat korban sempat di periksa. 

"Kita juga masih memeriksa para saksi untuk memastikan penyebab kejadian yang mengakibatkan korban meninggal," pungkas Kapolsek.