Beberapa petugas DPUPR Kota Batu membenahi drainase jalan Wukir Gang 09 Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kamis (14/12/2017). (Foto: DPUPR for BatuTIMES)
Beberapa petugas DPUPR Kota Batu membenahi drainase jalan Wukir Gang 09 Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kamis (14/12/2017). (Foto: DPUPR for BatuTIMES)

Hujan deras yang menyerang Kota Batu juga membuat batang pohon menyumbat saluran air sehingga menyebabkan banjir di dua titik yang mengakibatkan beberapa rumah yang ada di sekitanya terendam banjir, Kamis (14/12/2017). 

Dua titik bencana itu menyerang Jalan Sarimun Gang Punden, Desa Beji, Kecamatan Junrejo dan jalan Wukir Gang 09 Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. 

Seperti di Desa Beji, Kecamatan Junrejo satu rumah warga terendam banjir dan hasil produksi dupa yang siap jual terendam air. Kerugiannya diperkirakan kurang lebih  satu juta rupiah.

Hal yang sama juga terjadi  di jalan Wukir, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. Akibat gorong-gorong tersumbat  air meluap hingga membanjiri rumah warga. 

Akibatnya jalan menjadi rusak dengan panjang dua meter dan kedalaman satu meter.  Termasuk satu rumah milik Suwarno tergenang air.

Setelah mengetahui hal tersebut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Linmas, Polres Batu dan warga sekitar langsung melakukan pembersihan sampah dan kayu yang menyumbat saluran air dan gorong-gorong. Dilanjutkan dengan pembenahan drainase agar tidak mengganggu jalan.

Menanggapi hal tersebut Kabid Bina Marga Alfi Nurhidayat DPUPR Kota Batu mengatakan jebolnya gorong-gorong itu diatasi dengan pembenahan drainase yakni memasang box culvert untuk memperlancar saluran air.

“Diberi box culvert ini agar gorong-gorong bersih dan saluran airnya lancar,” ungkap Alfi. 

Menurutnya,  hujan deras yang disusul dengan banjir disebabkan karena drainase  dipenuhi ranting-ranting pohon dan sampah.

Karena itu, pihaknya selama musim penghujan selalu mengecek dan membersihkan titik drainase yang rawan  penyumbatan.

“Selama musim hujan ini kami rutin keliling menghindari  penyumbatan. Nanti kalau banjir takut berimbas pada warga seperti ini,” pungkasnya.