Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan saat dikukuhkan menjadi bapak netizen.
Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan saat dikukuhkan menjadi bapak netizen.

Sinergitas antara Polrestabes Surabaya dengan netizen hoofdbureau (warga dunia maya) tercipta. Ini dalam rangka membentuk opini positif dan memerangi berita hoax. Pertemuan polrestabes dan kalangan netizen berlokasi di Kebun Bibit II Surabaya Jl Kendalsari, Wonorejo (17/12).

Ketua panitia Netizen Hoofdbureau Aldy Lazuardy mengatakan, tujuan diadakan acara ini adalah agar para netizen yang juga bagian dari warga Surabaya bisa membantu penyebaran berita positif. Kemudian menekan berita-berita hoax yang meresahkan masyarakat dan belum tentu kebenarannya.

Pada prinsipnya, adanya Netizen Hoofdbureau ini diharapkan agar Kota Surabaya bisa bersih dari pemberitaan bohong (hoax). Ini sebagaimana yang sering terjadi di dalam media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram. Sehingga para netizen bisa saling mengajak untuk bijak dalam penggunaan media sosial kepada teman- teman netizen lainnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan mengajak warga Surabaya maupun yang datang dari luar daerah untuk bersama- sama menciptakan kedamaian. Selain itu, masyarakat diminta bijak dalam bermain di media sosial dan sama- sama memerangi berita hoax. "Karena semua itu demi terciptanya kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat)  di kota yang kita singgahi dan cintai bersama- sama ini,” ujarnya.

Pengaruh media sosial, kata kapolrestabes, sangat besar. Jika tidak menggunakan secara bijak dan dengan mudah saja men-share berita-berita tanpa mengetahui kebenarannya, akan mudah menjadi korban hoax. Apalagi dengan adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan media sosial untuk menjatuhkan sesorang maupun agama. "Seperti Saracen. Itu semua dapat dikenai dengan undang- undang ITE. Maka nantinya akan merugikan diri pribadi sendiri,” beber Rudi.

Acara ini juga dihadiri dari komunitas SDC (Surabaya Digital City), Srikandi, ISN Kabupaten Ngawi dan ISR Surabaya. Walaupun ditemani dengan cuaca yang hujan, tidak menyurutkan semangat netizen untuk tetap berada di lokasi mendengarkan langsung Rudi Setiawan saat memberikan arahannya sebagai narasumber.

Rudi Setiawan juga dikukuhkan menjadi bapak netizen Hoofdbureau dengan mengikat kepala bertuliskan no hoax. Mereka nantinya akan secara bersama- sama bersinergi dalam menciptakan surabaya aman melalui media sosial. (*)