Sungai Irigrasi Lodoagung mendadak ramai setelah ada dua remaja hilang setelah menabrak pembatas jembatan lalu terlempar ke sungai deras ini. (Foto:BlitarTIMES)
Sungai Irigrasi Lodoagung mendadak ramai setelah ada dua remaja hilang setelah menabrak pembatas jembatan lalu terlempar ke sungai deras ini. (Foto:BlitarTIMES)

Rencana mau menghabiskan liburan lebaran ke Pantai Pangi Kabupaten Blitar pada Selasa (19/6/2018) malah nahas dialami dua remaja ini.

Dalam perjalanan menuju pantai saat itu sekitar pukul 05.00 sepeda motor yang dikendarai menabrak jembatan sungai Irigrasi Lodoagung di Jalan Lodoyo Utara, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar hingga keduanya terlempar ke sungai dan kini belum diketemukan.

Kedua remaja ini belakangan diketahui bernama David siswa SMP dari Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar dan Seva siswi yang baru lulus SMP warga Desa Sumberagung, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Menurut keterangan dari Toha warga sekitar, dua korban ini mengendarai sepeda motor berboncengan. Tak sendiri kedua korban ke pantai pangi bersama rombongan teman sebaya dengan total ada lima sepeda motor beriringan menuju Pantai Pangi. Sementara kedua berada di posisi paling belakang.

“Saat rombongan remaja ini melewati jembatan Lodoagung ada suara brak keras dari belakang. Dan ternyata anak yang paling belakang menabrak pembatas jembatan. Dan saat teman-teman di depan melihat ke belakang hanya ada sepeda motornya sedang dua pengendaranya hilang sepertinya terlempar ke sungai saat menghantam pembatas jembatan pertama kali,” jelasnya.

Hingga kini pihak kepolisian masih menyelidiki dan belum bisa memberikan statemen resminya.

Semntara warga sekitar banyak yang membantu mencari jasad korban yang diperkirakan hilang setelah terlempar di sungai yang deras itu. (*)