Petugas saat memangkas ranting di jalan Diponegoro Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Petugas saat memangkas ranting di jalan Diponegoro Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

75 pohon mati terpaksa dipangkas jalan protokol Kota Batu. Dipangkasnya pohon mati ini karena akan membahayakan pengguna jalan saat melintasi jalan protokol.

Terlihat beberapa petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu bersama memangkas pohon di jalan Diponegoro, Kecamaan Batu.

Sejak Selasa (18/6/2019) hingga Kamis (20/6/2019) sedikitnya sudah ada 10 pohon mati telah dilakukan pemangkasan.

Kasi Pemeliharaan Jalan, Bina Marga DPUPR Kota Batu, Munsif Fanani mengatakan, pemotongan pohon mati dan ranting pohon yang dilakukan Bina Marga untuk mengantisipasi pohon tumbang musim kemarau.

“Memasuki musim kemarau kami mencatat suda ada sekitar 75 pohon mati di jalan protokol Kota Batu. Sehingga kita lakukan pemangkasan mulai dari ranting-rantingnya yang mati,” kata Munsif.

10 pohon mati yang sudah dipangkas itu tersebat juga di Jalan Kartini, Jalan Bromo dan Jalan Wr. Soepratman. Yang semuanya berada di kecamatan Batu. 

Menurutnya cuaca kemarau ini disertai dengan angin. Sehingga pohon mati khususnya di area jalan protokol perlu ditebang. 

Hal ini dilakukan agar tidak membahayakan pengguna jalan. “Pemotongan pohon tidak sembarang. Hanya penebangan bagi pohon mati dan memangkas cabang pohon yang membahayakan pengguna jalan," jelasnya.