Edhet yang akibatkan 3 orang meninggal di Desa Sidemen,  Kecamatan Gondang (ist)
Edhet yang akibatkan 3 orang meninggal di Desa Sidemen, Kecamatan Gondang (ist)

Pengemudi edhet (mobil rakitan) yang menewaskan 3 orang dalam kecelakaan di Desa Sidem, Kecamatan Gondang beberapa waktu lalu bebas dari jerat hukum.

Pengemudi bernama Bambang (40) warga Desa Gador kecamatan Durenen, Trenggalek itu tidak bisa ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang menewaskan 3 orang itu.

Hal itu dilakukan setelah pihak Satlantas Polres Tulungagung melakukan gelar perkara yang melibatkan penyidik dari laka lantas dan Provost.

“Hasilnya tidak bisa menetapkan pengemudi edhet sebagai tersangka,” ujar Kasat lantas Polres Tulungagung, AKP Whisnu Setiawan Kuncoro.

Pasalnya dari keterangan saksi-saksi di lapangan, kecelakaan ini diawali dengan kesalahan korban, sehingga menewaskan seorang ibu dan 2 siswa TK.

“Awalnya korban hendak mendahului edhet, namun korban terjatuh dan terlindas edhet,” terang Whisnu.

Dari data yang dimiliki oleh pihaknya, saat ini ada sekitar 500 edhet yang beroperasi di Tulungagung. Sebagian beroperasi di wilayah Kecamatan Gondang.

Edhet hanya boleh beroperasi di jalan kampung, bukan di jalan utama, namun jika terpaksa harus melintas di jalan utama bisa dilakukan pada malam hari.

“Jika tetap melanggar akan kami tilang,” tegas Whisnu.

Mobil rakitan ini tidak mempunyai nomor rangka dan nomor mesin, sehingga saat melakukan pelanggaran lalu lintas harus disita.
Edhet bisa diberikan dokumen resmi berupa STNK maupun dokumen lainnya, asal pihak produsen mau mengurusnya di Dinas Perhubungan Provinsi.

Sebelumnya pada Selasa (28/5/19) lalu, 3 orang yang terdiri dari 1 dewasa dan 2 balita harus meregang nyawa setelah terlindas edhet. Ketiganya merupakan warga Desa Sidem, Kecamatan Gondang.

Awalnya korban yang bernama Kristin Puspa Lingga (27) memboncengkan Titis (6) dan Vania (6) mengendarai motor MIO nopol AG 5846 TK, hendak mendahului edhet di depanya.

Sayang roda motornya jatuh ke tanah dan stirnya menyenggol bambu umbul-umbul, Kristin langsung terjatuh dan terlindas edhet.

Ketiganya meninggal di tempat dengan luka serius di kepala.