Bupati Blitar Rijanto
Bupati Blitar Rijanto

Pemerintah Kabupaten Blitar mulai melakukan pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah perubahan (APBD-P) 2019. Di Sidang Paripurna DPRD Selasa (30/7/2019) malam dengan agenda Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD.

Bupati Blitar membacakan ada peningkatan di pendapatan dan belanja daerah dibanding APBD 2019 murni. Estimasi pendapatan di APBD-P Rp 2.420.460.116.870,5 naik 23 persen. Dan estimasi belanja menjadi Rp 2.657.816.720.280,31 naik 6,79 persen.

"Ada beberapa sektor antara lain menyangkut pilkada, KPU mulai bekerja tahun 2019 maka perlu kita perhatikan. Lalu tentang Pilkades, ada desa yang menyusul, kita perhatikan,” beber Bupati Rijanto menjelaskan poin-poin yang diperhatikan di APBD-P. 

Lanjut bupati selain untuk pesta demokrasi, pihaknya juga mengalokasikan tambahan untuk pembenahan Sungai Kalibogel Kecamatan Sutojayan. Selain itu infrastruktur lainnya juga dialokasikan bertambah namun tidak terlalu signifikan. 

“Jelas jalan rusak tetap kita perhatikan. Apabila ada keluhan masyarakat bisa langsung kita perbaiki,” kata Rijanto.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Heri Romadhon mengatakan setelah penyampaian bupati ini, rancangan APBD-P akan dibahas oleh fraksi-fraksi di DPRD. Dia mengatakan selain membahas pendapatan dan belanja, juga Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SiLPA) tahun anggaran sebelumnya sekitar Rp 277 miliar juga dialokasikan di sini. 

“Semoga APBD-P bisa sesegera mungkin selesai Minggu ini. Sebab 27 Agustus ini akhir masa jabatan anggota DPRD lama. Jika nunggu anggota baru pasti akan molor lagi, nanti malah bisa tidak ada APBD-P dan anggaran SiLPA tidak bisa terserap,” jelas Heri Romadhon.(*)