Akmalul Firdaus, Kepala BPBD Pemekasan berencana mngajukan penambahan armada tahun 2020 mendatang
Akmalul Firdaus, Kepala BPBD Pemekasan berencana mngajukan penambahan armada tahun 2020 mendatang

Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) Pamekasan mengaku, masih kekurangan armada untuk menyuplai air bersih terhadap sejumlah daerah terdampak kekeringan. Hal itu menyebabkan pengiriman air bersih secara gratis itu tidak berjalan mulus.

Hal itu disampaikan oleh Kepala BPBD Pamekasan Aklmalul Firdaus, ia mengatakan bahwa pihaknya sudah mengajukan permintaan penambahan armada setiap tahun. Namun ia mengira karena adanya keterbatasan anggaran sampai saat ini keinginannya belum bisa terkabul.

Hingga kini BPBD masih memiliki 4 armada yang dioprasikan untuk mengirimkan air bersih ke daerah-daerah terdampak. Ia juga mengaku tahun lalu sudah mengajukan namun, keinginan penambahan tersebut belum terkabul. "Kalau keinginan untuk menambah ada, insyaallah akan kami ususlkan lagi tahun 2020 yang akan datang, tahun lalu kami mengajukan 2 armada," katanya saat ditemui dikantornya (3/10/2019).

Ia juga mengatakan akan terus berupaya mengajukan penambahan armada semasih dirasa armada yang dimiliki belum cukup. "Ya kami hanya bisa merencanakan saja tergantung nanti tim gar dan banggar," imbuhnya.

Pihaknya berharap tahun depan renaca itu bisa terkabul mengingat pengiriman air bersih yang dibutuhkan masyarakat tergolong banyak. Saat ini pengiriman dilakukan dengan menggunakan tangki yang dimiliki BPBD dan PDAM. Setiap desa memilki jatah tujuh tangki setiap harinya.