Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif.  (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Beredarnya kabar mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang suspect atau terduga kena virus corona  (covid-19) ramai diperbincangkan publik. Tak ayal, hal ini semakin membuat kewaspadaan meningkat bagi semua pihak di Kota Malang. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang membenarkan bahwa ada pasien suspect corona yang saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA). 

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif menyatakan saat ini pasien tersebut dalam status pasien dalam pengawasan (PDP).

"Benar, mahasiswa UB. Saat ini status pasien PDP. Sekarang masih di lakukan observasi di RSSA," ujarnya saat dihubungi, Jumat malam (13/3).

Dijelaskan lebih lanjut, Dinkes Kota Malang bersama Dinkes Provinsi Jawa Timur juga telah melakukan surveilans atau pengamatan berkaitan dengan status pasien. 

"Pasien tadi pagi dilakukan pengambilan spesimen infeksi virus corona atau covid-19 berupa swab tenggorokan dan hidung," jelasnya.

Pengambilan spesimen tersebut langsung dikirimkan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Jakarta. Namun, hingga saat ini hasilnya masih belum diketahui.

"Pengambilan spesimen itu untuk diperiksa di Balitbangkes Kemenkes Jakarta. Hasilnya belum ada. Kami tunggu hasil pemeriksaan swab-nya karena ini nanti akan menentukan tindak lanjut," terang Husnul.

Berkaitan dengan pasien suspect corona tersebut, Husnul menyebut pihak RSSA melakukan pemeriksaan sesuai dengan standard operaational procedure (SOP) hingga diketahui hasil akhir uji lab.