Ilustrasi perawatan pasien positif Covid-19. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi perawatan pasien positif Covid-19. (Foto: Shutterstock)

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia hingga saat ini masih terus bertambah. Di Kota Malang, hingga tanggal 13 April 2020 jumlah pasien positif tercatat 8 orang.

Satu per satu dari jumlah pasien positif telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan, untuk selanjutnya menjalani isolasi mandiri hingga masa kedaruratan usai. Setidaknya hingga saat ini tersisa 4 pasien positif Covid-19 yang masih dalam perawatan isolasi.

Lantas berapa lama rata-rata seorang pasien bisa melewati Covid-19 dan dinyatakan sembuh?

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan setiap pasien yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 harus menjalani perawatan isolasi paling tidak selama 14 hari.

Di masa isolasi tersebut, pasien akan dipantau petugas kesehatan dan dilakukan pengambilan spesimen untuk dites swab.

"Pasien akan selalu dipantau petugas kesehatan, baik yang menjalani isolasi di rumah sakit rujukan ataupun yang yang menjalani isolasi di rumah (bagi pasien conform positif Covid-19 OTG atau Orang Tanoa Gejala). Selama itu juga dilakukan pengambilan sampel untuk tes swab, dan dilihat perkembangannya," jelasnya.

Jika dalam masa isolasi, kondisi klinis pasien menunjukkan tanda-tanda imun yang semakin meningkat maka proses penyembuhan bisa dipercepat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan seorang pasien positif Covid-19 diperbolehkan keluar dari ruang isolasi jika hasil pemeriksaan sampel selama 2 kali berturut-turut dinyatakan negatif.

"Dikatakan sembuh kalau sudah dilakukan pemeriksaan swab-nya 2 kali itu negatif. Yaitu, H-1 dan hari terakhir masa isolasi hasilnya negatif. Maka pasien dinyatakan sembuh dan bisa dipulangkan," imbuh Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19 Kota Malang itu.

Meski begitu, pasien positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh tidak bisa serta merta begitu saja bebas beraktivitas di luar rumah. Sebab, tetap harus menjalani masa karantina mandiri untuk meningkatkan imunitas tubuhnya.

"Jadi setelah dirasa oleh tim ahli klinis rumah sakit dinyatakan sembuh dan bisa dipulangkan, maka kita yang bergerak di Dinas Kesehatan itu. Pasian kita pesankan tetap harus melakukan physical distancing selama 14 hari setelah kepulangan dari rumah sakit, dan dipantau kondisinya. Sehingga, pasien juga tetap mempertahankan daya tahan tubuhnya," tandasnya.

Diketahui, data kasus Covid-19 di Kota Malang per tanggal 13 April 2020 jumlah ODR (Orang Dalam Resiko) di Kota Malang terus meningkat yakni mencapai 1.047 orang. Kemudian, OTG sebanyak 153 orang.

Sedangkan ODP (Orang Dalam Pantauan) mencapai 460 orang. Rinciannya, sejumlah 293 orang masih dalam tahap pemantauan dan 167 telah selesai dipantau.

Sementara, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) meninggal sebanyak 4 orang. PDP sehat atau selesai dilakukan pengawasan sebanyak 15 orang, dan yang masih dirawat berjumlah 58 orang.