Data penyebaran Covid-19 di Jatim
Data penyebaran Covid-19 di Jatim

Memasuki minggu ketiga bulan April, kasus Covid-19 di Jatim menunjukkan penurunan. 

Pada Senin (20/3) kemarin, sama sekali tidak ada penambahan pasien positif termasuk juga korban meninggal.

Alhasil, total kasus saat ini masih 588 positif. 

Dari total tersebut sejumlah 433 masih dalam perawatan setelah dikurangi jumlah yang sudah sembuh serta meninggal.

"Hari ini tidak ada penambahan kasus jadi totalnya masih sama yaitu 588 orang dan yang masih dirawat 433 orang," ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin malam (20/4/2020).

Dari total kasus yang ada, lima sebaran pasien terbanyak masih ada di Surabaya dengan 299 kasus terkonfirmasi positif. 

Kemudian Sidoarjo 57 kasus, Lamongan 28 kasus, Gresik 20 kasus dan Kabupaten Malang 18 kasus.

Terkait Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jatim tercatat ada 2.143 pasien. 

Dari jumlah itu, yang masih dalam pengawasan sebanyak 1.200 pasien. 

Kemudian, 16.760 berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) terkait Corona COVID-19. 

Namun, yang masih dipantau 6.718 orang saja.

"Kemudian PDP 2.143, diawasi 1.200 orang, ODP 16.770 orang dipantau 6.718," lanjutnya.

Selain itu kematian akibat Covid-19 juga menunjukkan tak ada penambahan. 

Sebelumnya, total pasien meninggal masih sama yaitu 56 orang.

"Untuk hari ini tidak ada yang meninggal dunia, totalnya sama dengan yang kemarin yaitu 56 orang atau setara dengan 9,52 persen," kata Khofifah kembali.

Sementara itu untuk pasien sembuh dari Covid-19 terus bertambah di Jatim. 

Terbaru, ada penambahan satu pasien dinyatakan negatif alias sembuh di Kabupaten Malang.

Total pasien sembuh di Jatim secara keseluruhan menjadi 99 orang atau setara 16,84 persen.

"Hari ini ada satu sembuh dari Kabupaten Malang," imbuh gubernur perempuan pertama di Jatim ini.