Perumahan dimana TM tinggal, tampak petugas keamanan mengunci gerbang masuk ke perumahan itu (Joko Pramono for Jarim TIMES)
Perumahan dimana TM tinggal, tampak petugas keamanan mengunci gerbang masuk ke perumahan itu (Joko Pramono for Jarim TIMES)

Sebanyak 39 Kepala Keluarga perumahan tempat asal pasien positif Covid 19 berinisial TM berdomisili, melakukan isolasi wilayah secara mandiri. Untuk diketahui, TM adalah salah satu dari 22 pasien positif covid 19 di Kabupaten Tulungagung.

Isolasi mandiri wilayah secara lokal ini mereka lakukan dengan menutup gerbang perumahan selama 24 jam, dan dijaga oleh petugas keamanan.

Meski melakukan isolasi secara lokal, warga perumahan bisa bekerja seperti biasa, namun untuk orang di luar perumahan itu dilarang masuk ke lingkungan perumahan walau sekedar bertamu.

Pemberlakuan pembatasan sosial ini dilakukan pada Minggu (26/4/20) lalu saat satgas covid -19 Tulungagung menetapkan TM, warga perumahan sebagai terkonfirmasi positif dan langsung mengevakuasinya ke Rusunawa IAIN Tulungagung.

TM merupakan pengusaha yang kerap melakukan perjalanan bisnis ke luar kota, hingga beberapa waktu yang lalu yang bersangkutan melakukan perjalanan bisnis ke Bali.

Sekembalinya dari Bali yang bersangkutan mengalami sakit dan dirawat di Rumah sakit hingga kemudian hasil spesimen swap yang bersangkutan dinyatakan positif terkonfirmasi covid 19.

Hal ini disampaikan oleh Humas perumahan, Anton Iswahyudi yang dikonfirmasi tim liputan melalui sambungan video Call.

"Kalau pak TM nya kita jarang ketemu, yang sering ketemu itu anak dan istrinya. Pak TM ini kan terakhir kerja di Bali kemudian pulang dan sakit gejala stroke lalu dirawat di Rumah sakit dan hasil swapnya positif," ujarnya.

Yudi, sapaan akrabnya, melanjutkan keputusan untuk melakukan pembatasan wilayah dilakukan atas dasar musyawarah lingkungan. Pembatasan dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan, sampai situasi kembali normal.

Selain pembatasan, pihaknya juga melakukan langkah antisipasi dengan penyemprotan disinfektan, mewajibkan warga perumahan memggunakan masker dan menerapkan hidup sehat.

"Kita putuskan untuk lock down dan isolasi mandiri, kemudian kita lakukan penyemprotan disinfektan, dan wajib menggunakan masker," terangnya.

Bagi penghuni perumahan yang aktif bekerja dan beraktivitas di luar perumahan, pihaknya masih memberikan kelonggaran, terlebih sebagian besar penghuni merupakan pekerja yang harus tetap beraktivitas dan bekerja.

Yudi menjelaskan, ada juga penghuni yang memilih untuk tidak pulang ke perumahan terlebih dahulu dan tinggal di lokasi kerjanya sehari hari, agar tidak terlalu sering keluar masuk perumahan.

"Di sini ada yang pengusaha, ada PNS, ada juga yang pegawai bank jadi tetap bisa bekerja, apalagi berangkatnya kan pagi dan pulangnya kan sore," ungkapnya.

Untuk keluarga TM yang melakukan isolasi di rumah, pihaknya beserta warga lainya bergotong-royong memberikan bantuan bagi keluarga TM. Bantuan diberikan dengan menyuplai sembako bagi keluarga TM setiap hari.

Anggaran yang dikeluarkan untuk pemenuhan sembako bagi keluarga TR berasal dari uang kas perumahan yang selama ini sudah terkumpul. Kebutuhan hidup seperti sayur mayur dan lauk pauk yang memenuhi kriteria 4 sehat 5 sempurna diberikan secara langsung kepada keluarga TR setiap pukul 07.00 pagi dengan harapan bisa digunakan untuk kebutuhan menjalankan puasa, cukup untuk bekal berbuka hingga sahur.

"Kalau beras, minyak dan telur sudah dikasih di awal kemudian setiap harinya kita kirimkan paket sayur mayur lengkap 4 sehat 5 sempurna untuk keluarganya agar bisa konsentrasi isolasi mandiri di rumah. Kalau dinilai sekitar Rp 30 ribuan per paketnya, kami rasa cukup untuk kebutuhan berbuka hingga sahur," jelasnya.

Sementara itu untuk kebutuhan warga lainnya, Yuda mengakui masih bisa memanfaatkan toko kelontong yang ada di dalam perumahan. Namun jika ada warga yang order makanan dari luar, masih bisa diantarkan oleh ojek online sampai ke pos satpam, untuk selanjutnya akan diambil sendiri oleh pemesannya.

"Kalau ada yang order ya sampai pos satpam, nanti diambil sendiri sama yang pesan," pungkasnya.