Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Jumlah kasus pasien positif Covid-19 Kota Malang per tanggal 1 Mei 2020 tidak menunjukkan perubahan. Sehari sebelumnya, pasien positif tercatat ada penambahan dari petugas medis di divisi gizi di salah satu rumah sakit. 

Dengan demikian, saat ini jumlah kasus positif sebanyak 17 pasien. Dari total tersebut, 8 di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Sementara 9 lainnya masih dalam perawatan isolasi.

Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif menyatakan petugas medis memang rentan tertular. Sebab, meski sudah mematuhi protokol kesehatan, intensitas bertemu dengan pasien baik yang terkonfirmasi positif maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan) bisa menjadi pemicu utama terpapar virus.

"Penyebab utamanya (petugas kesehatan tertular Covid-19) bertemu PDP. Karena mereka bertemu dengan pasien ini lebih dari satu kali itu, frekuensinya itu yang jadi penyebab utama terpapar virus," jelasnya.

Meski begitu, penambahan jumlah kasus Covid-19 tercatat untuk kategori yang lain. Orang Dalam Risiko (ODR) salah satunya yang dari hari ke hari terus mengalami peningkatan di angka 1.950.

"ODR bertambah 15 orang. Kalau Orang Tanpa Gejala (OTG) masih tetap sejumlah 189," kata Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto.

Sementara itu Orang Dalam Pantauan (ODP) juga meningkat dari hari sebelumnya menjadi 723 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 171 masih dalam tahap pemantauan dan 552 oranh sudah selesai pemantauan.

"Untuk PDP (Pasien Dalam Pengawasan) totalnya 173 orang atau bertambah 4 orang. Yanng meninggal dunia sudah sebanyak 10 orang, serta 75 orang telah sehat, tersisa 88 orang yang masih menjalani perawatan," tandasnya.