Buronan KPK Nurhadi (Foto: tempo.co)
Buronan KPK Nurhadi (Foto: tempo.co)

Keberadaan buronan KPK, Nurhadi hingga kini masih belum ditemukan.  

Namun, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus berupaya mencari keberadaan Nurhadi.  

Sepak terjang Nurhadi menghindari penyidik KPK begitu licin bagai belut.  

Sebelumnya, Nurhadi bersama menantunya dan rekan pengusahanya ditetapkan penyidik KPK sebagai tersangka kasus suap gratifikasi Rp 46 miliar.  

Kini Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) dan Indonesia Police Watch (IPW) telah beberapa kali melaporkan jejak teranyar pelarian Nurhadi. 

Dengan adanya informasi tersebut, Ketua KPK Firli Bahuri akan terus menindaklanjuti setiap informasi terkait buronan KPK.  

Jejak teranyar Nurhadi dikatakan ia sempat terlacak di beberapa masjid.  

Ia juga sempat melakukan pembayaran dan berpindah apartemen.  

Bahkan ia juga menukarkan uang senilai Rp 3 miliar dalam sepekan.  

MAKI melaporkan orang suruhan buron KPK menukar uang di money charger di Jakarta.  

Terdapat dua tempat money changer di Jakarta yang biasa digunakan Nurhadi untuk menukarkan uang dolar.  

Yakni di kawasan Cikini dan Mampang.  

Informasi terbaru mengenai Nurhadi itu disampaikan oleh Koordinator MAKI, Boyamin Saiman.  

"Awal minggu ini saya mendapat informasi teranyar yang diterima terkait jejak-jejak keberadaan Nurhadi berupa tempat menukarkan uang asing ke rupiah," ujar Boyamin Saiman.