Muhadjir Effendy dan Anies Baswedan (Foto: IST)
Muhadjir Effendy dan Anies Baswedan (Foto: IST)

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy diketahui sempat menegur keras Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.  

Teguran itu terkait bantuan sosial yang dibagikan kepada warga di DKI Jakarta.  

Muhadjir Effendy menilai terdapat ketidaksinkronan data mengenai penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 di DKI.   

Ia mengaku menegur Anies Baswedan karena khawatir adanya kekacauan penyaluran bansos.   

Muhadjir mengatakan Covid-19 ini berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. 

Menurutnya, banyak masyarakat yang awalnya memiliki penghasilan sehari-hari kini kehilangan mata pencahariannya.

Setelah sempat bersitegang, Muhadjir Effendy kini justru melontarkan pujian kepada Anies Baswedan.  

Ia mengatakan jika saat ini koordinasi di lapangan sudah berjalan semakin baik di DKI Jakarta. 

"Saya kira sudah semakin baik. Koordinasi dengan Pak RT/RW untuk masalah data terus kita perbaiki, di level masyarakat untuk pembagiannya pun sangat mengedepankan asas gotong royong," kata Muhadjir melalui keterangan tertulis dikutip dari detik.com.  

Ia juga mengapresiasi kinerja perangkat desa yang mau saling berbagi.  

Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan pemerintah tengah berupaya membenahi penyaluran bansos agar tidak terjadi lagi keributan. 

Ia juga berharap dan percaya jika Covid-19 ini akan segera berakhir.

"Dalam kondisi seperti ini kita sama-sama memahami, yang penting disepakati dengan baik, jangan ribut, dan dirasakan bersama serta kita syukuri. Percayalah bahwa pemerintah juga sedang berupaya agar Covid-19 ini segera berakhir," ungkap Muhadjir.