Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Utsman bin Affan menjadi salah satu sahabat utama Rasulullah SAW. Bukan hanya karena perjuangannya yang luar biasa dalam membela Islam. Utsman juga dicintai karena sikapnya yang lembut dan sangat murah hati.

Ustaz Khalis Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, ada banyak sikap terpuji dari Utsman bin Affan yang bisa dicontoh umat muslim hingga saat ini. Salah satunya adalah sikap pemalu seorang Utsman, yang bahkan membuat para malaikat merasakan malu kepadanya.

Baca Juga : Cerai dengan Laudya Cynthia Bella, #EngkuEmran Trending Twitter, Warganet Beri Peringatan

Rasulullah SAW pernah berkata, “Tidakkah saya malu kepada seseorang yang malaikat saja malu dengannya.”

Alasan para malaikat malu kepada Utsman bin Affan adalah lantaran sifat pemalu yang dimiliki Utsman sendiri. Saking menjaga rasa malunya, Utsman tak pernah melihat kemaluannya sendiri. "Saking dijaganya pandangan matanya, apalagi kemaluan orang lain," kata Ustaz Khalid Basalamah.

Malu menjadi sifat yang harus diterapkan dan dijaga setiap umat muslim, baik saat ada orang atau tidak. Karena ada atau tidaknya orang, malaikat selalu ada di samping manusia untuk mendampingi mereka.

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW pernah berkata, “Malulah kalian dengan malaikat Allah yang tidak berpisah dengan kalian kecuali kalian sedang berhubungan badan atau sedang di WC.”

Lebih dari itu, harus lebih malu kepada Allah SWT yang maha melihat dan mengetahui segalanya. Itu sebabnya malu adalah sikap yang sangat baik.

Aisyah juga pernah menyebut Rasulullah SAW sangat pemalu. Saat Rasulullah SAW menikah dengan Zainab, maka Rasulullah SAW  memberi makanan kepada para sahabat setelah selesai akad. Saat itu sudah malam dan para sahabat masih bertahan di rumah Rasulullah SAW serta mengobrol.

Baca Juga : Viral Aksi Polos Pedagang Sayur Kenakan Face Shield Terbalik, Pengunjung Pasar Terhibur

Padahal saat itu, Rasulullah SAW memang seharusnya memberi hak kepada istri  yang telah dinikahinya. Namun saking malunya, Rasulullah SAW tak mengingatkan para sahabat yang mengobrol hingga larut malam.

Akhirnya turunlah firman Allah yang menyebutkan bahwasannya Rasulullah SAW malu, namun Allah SWT tak malu akan hal itu. “Sesungguhnya Nabi kalian malu dengan kalian, tapi Allah SWT tak malu menyebutkan kebenaran”.

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW berkata, “Jika engkau tak malu, maka berbuatlah segalanya sesuai maumu.”