Ketua APRI Jatim Moch. Sofyanto (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Ketua APRI Jatim Moch. Sofyanto (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Jalan tambang yang bisa menghindarkan digunakannya jalan desa untuk dilalui angkutan tambang pasir, akhirnya disepakati untuk segera diselesaikan melalui organisasi pemilik ijin tambang.

Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) akhirnya disepakati sebagai pihak yang akan segera mengerjakan jalan tambang. Kesepakatan ini diambil dalam sebuah forum koordinasi yang berlangsung pada hari ini, Senin (6/7) di Gedung Panti PKK Lumajang.

Baca Juga : Tak Terapkan Protokol Kesehatan, KTP Puluhan Warga Disita Polres Malang

Dalam forum yang dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, jalan tambang ini diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik, agar angkutan tambang tidak melalui jalan desa.

"Jadi kita sepakati jalan tambang ini diperbaiki, dipelihara oleh APRI ya. Soal teknisnya bagaimana kalau ada kendaraan yang melintas silahkan diatur oleh APRI sendiri," kata Bupati Lumajang.

Sementara itu Ketua APRI Jatim Moch. Sofyanto juga menyatakan siap untuk segera memperbaiki jalan tambang tersebut. Soal teknis, biaya dan ketentuan lainnya akan dibicarakan dulu dengan seluruh anggota APRI di Lumajang.

"Akan kita bicarakan dulu dengan seluruh pengurus dan anggota APRI di Lumajang. Yang jelas kita sebagai organisasi siap untuk segera memperbaiki jalan tambang itu agar segera bisa digunakan untuk angkutan tambang," kata Moch. Sofyanto.

Usai bertemu dengan Bupati Lumajag sejumlah anggota APRI dan pengurus langsung mengadakan pertemuan di salah satu rumah makan, untuk membahas persoalan teknis terkait jalan tambang tersebut dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pertambangan di Lumajang.

Baca Juga : Pasien Covid-19 Terus Bertambah, Rumah Karantina Sudah Dihuni Empat Orang

Sementara Bupati Lumajang akan meminta progress perbaikan jala tambang tersebut melalui APRI Lumajang, dan APRI menyatakan akan segera memulai perbaikan jalan tersebut.

"Ya secepatnya, karena jalan ini memang sangat dibutuhkan," tegas Ketua APRI Jatim Moch. Sofyanto.