Humas Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya (Foto: Diskominfo Sumenep for JatimTimes)
Humas Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya (Foto: Diskominfo Sumenep for JatimTimes)

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus meningkat. Namun, begitu pula dengan pasien sembuh dari Covid-19 yang mengalami penambahan 11 orang dalam dua hari terakhir.

Data terbaru di Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, mencatat 4 pasien dinyatakan sembuh pada Senin (13/7) lalu, dan 7 lainnya pada Selasa (14/7) kemarin. Total keseluruhan saat ini terdapat 53 pasien sembuh.

Baca Juga : Selama Lima Hari, Recovery Rate Jatim Tertinggi Nasional

Rinciannya dari 4 pasien sembuh sebelumnya yakni pasien nomor 21, 22, 30, dan 45. Sedangkan 7 pasien lainnya adalah pasien nomor 57, 62, 63, 84, 85, 86 dan 90. Mereka dinyatakan sembuh setelah menjalani dua kali swab test secara berturut-turut.

"Semua pasien sembuh sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Namun, harus tetap isolasi mandiri secara ketat selama 14 hari," kata Humas Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, dalam keterangan rilisnya, Rabu (15/7/2020).

Sementara itu, penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten berslogan Kota Keris juga mengalami peningkatan per tanggal 14 Juli 2020. Kini total warga positif sebanyak 144 kasus dengan bertambahnya 2 dari data sebelumnya.

"Yang terbaru merupakan pasien nomor 143, seorang perempuan berusia 32 tahun berdomisili di Kecamatan Pasongsongan. Ia adalah hasil tracing Tim Puskesmas setempat," terangnya.

Baca Juga : Tagih Janji Pemerintah, Sejumlah Keluarga Pasien Datangi DPRD Jombang

Lanjut Ferdiansyah, pasien nomor 144, merupakan seorang laki-laki berusia 32 tahun berdomisili di Kecamatan Kota Sumenep. Ia adalah karyawan BUMN di Pamekasan.

"Guna memutus penyebaran virus corona. Biasakan jaga jarak atau physical distancing, hindari kerumunan dan jangan berkerumun, pakai masker dengan benar, dan rajin cuci tangan," harapnya.