Menteri Kesehatan Terawan Agus (Foto: Kompas.com)
Menteri Kesehatan Terawan Agus (Foto: Kompas.com)

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto lagi-lagi menjadi sorotan.  Kali ini, Terawan Agus kembali dikritik soal serapan anggaran kesehatan pada program penanganan covid-19.  

Bahkan, sebelumnya serapan anggaran kesehatan ini sempat membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah.

Baca Juga : DPRD Kota Blitar Gelar Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi Terkait Raperda APBD 2019

 

Terkait hal ini, Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta Terawan untuk bisa menjelaskan. Pemimpin rapat Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan, realisasi anggaran kesehatan ini ramai dibahas lantaran tak sesuai dengan ekspektasi.   "Pertama mengenai penanganan covid-19 serta serapan anggaran yang rendah," ujar Said.  

Lebih lanjut, Said mengatakan pada waktu yang sama, hal itu muncul dari Komisi IX karena lemahnya koordinasi antara Gugus Tugas Covid dan Kemenkes.  

Ia juga menyampaikan tindakan 'nakal' dari pihak rumah sakit saat pandemi covid-19 ini.  Contoh saja, ada masyarakat yang terkena diabetes tiga tahun, tapi begitu meninggal malah dinyatakan positif covid-19.   "Ya telisik punya telisik, kalau dikatakan covid-19, anggarannya bisa lebih besar," ucap Said.  

Oleh sebab itu, Said meminta agar Terawan bisa menejelaskan permasalahan ini.  Diketahui, anggaran kesehatan untuk covid-19 ini baru terserap 5,12 persen atau Rp 4,48 triliun dari total anggaran Rp 87,55 triliun.  

Baca Juga : BEM Malang Raya Gelar Serama, Suarakan Lima Tuntutan

 

Itulah yang sempat membuat marah Jokowi di sidang kabinet 18 Juni 2020 hingga mengancam untuk melakukan reshuffle.