Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Dalam berbagai riwayat dijelaskan, Rasulullah SAW dikaruniai begitu banyak kelebihan dan mukjizat. Salah satunya, Rasulullah SAW dapat berkomunikasi dengan hewan maupun tumbuhan.

Selain berbicara dengan unta yang ngamuk dan pohon kurma yang bersaksi atas kenabiannya, kisah lain yang menyebut bahwa hewan-hewan berkomunikasi menggunakan bahasa manusia pun banyak diungkap.

Baca Juga : Kepergian Sapardi di Mata Penyair Muda Usman Arrumy: Kepergiannya adalah Wabah Kesedihan

Hal itu tertera jelas dalam berbagai hadis riwayat sahih oleh para sahabat Rasulullah SAW. Riwayat itu tentu  untuk menjadikan kaum muslimin percaya dan mengimani atas segala sesuatu yang difirmankan Allah SWT.

Salah satunya adalah kiah sapi dan serigala yang mampu berbicara menggunakan bahasa manusia. Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, Rasulullah SAW pernah berkata bahwa kisah sapi berbicara bahasa manusia itu terjadi dengan melibatkan orang Bani Israil.

Suatu ketika, Rasulullah SAW menyampaikan kepada para sahabat bahwa orang Bani Israil menggunakan sapi bukan untuk membajak sawah ataupun mendorong gerobak. Namun dalam riwayat yang ada, tak disebutkan secara rinci tugas yang diberikan kepada sapi itu.

Maka sapi-sapi itu kemudian berkata kepada Bani Israil menggunakan bahasa manusia, “Saya diciptakan bukan untuk ini.”

Perkataan itu membuat Bani Israil kaget karena sapi bisa berbicara dalam bahasa manusia. Kemudian sahabat yang mendengarkan cerita Rasulullah SAW itu pun berkata, “Masya Allah ya Rasulullah SAW, seekor sapi dapat berbicara bahasa manusia.”

Saat itu juga, Rasulullah SAW langsung memotong pembicaraan sang sahabat dan berkata, “Aku, Abu Bakar, dan Umar percaya itu. Kalian ragu? Silakan. Aku, Abu Bakar, dan Umar percaya jika Allah SWT telah berfirman, maka selesai urusannya.”

Dalam riwayat lain dijelaskan  bahwa ada orang Badui tengah menggembala domba dengan jumlah banyak. Lalu bertemu satu serigala yang mencuri satu domba yang sangat gemuk.

 Saking gemuknya, serigala itu harus menyeret domba secara perlahan dengan cara menggigit lehernya. Sang pemilik pun mengetahui dan mengejar serigala dan menarik paksa domba.

Baca Juga : Mengenal Profesi Jubir, Tak Boleh Jawab "No Comment" dan Multitafsir

Lalu tiba-tiba serigala itu berbicara menggunakan bahasa manusia dan berkata, “Bertakwalah engkau kepada Allah SWT. Kenapa kau ambil rezeki yang sudah Allah SWT tentukan untukku.”

Si pengembala merasa takjub dan berkata bagaimana seekor serigala bisa berbicara menggunakan bahasa manusia. Saat itu, orang Badui tersebut belum beriman kepada Allah SWT.

Maka si serigala berkata, “Maukah kau kuberi tahu yang lebih aneh daripada yang kau kaget sekarang?” Orang Badui menjawab, “Apa?”

Lalu serigala itu kembali berkata, “Di Madinah, ada seorang rasul bernama Muhammad SAW mengajak ke agama Allah SWT. Tapi masih banyak yang mengatakan dia penyihir.”

Maka si Badui pun mengambil dombanya lalu menuju Madinah dan mencari Rasulullah SAW. Lalu dia menceritakan semua kejadian yang dialami dan beriman kepada Allah SWT.