Kapolres Sumenep AKBP Darman saat dikonfirmasi usai acara deklarasi damai di halaman Mapolres (Foto: Syaiful Ramadhani/ JatimTIMES)
Kapolres Sumenep AKBP Darman saat dikonfirmasi usai acara deklarasi damai di halaman Mapolres (Foto: Syaiful Ramadhani/ JatimTIMES)

Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumenep yang akan digelar pada 09 Desember 2020 mendatang, akan melibatkan 1.200 anggota gabungan baik dari TNI dan Polri.

Hal itu diungkapkan Kapolres Sumenep AKBP Darman saat memberikan keterangan di Mapolres Sumenep, Rabu (12/8/2020) kemarin, usai menggelar deklarasi damai dalam rangka mewujudkan Pilkada Sumenep 2020 yang aman, damai dan sejuk.

Baca Juga : Menjelang Pertengahan Bulan, Jumlah Pasien Positif Covid di Malang Nyaris Tembus 600 Kasus

Menurutnya, rincian pengaman dalam pelaksanaan Pilkada Sumenep melibatkan 100 personel dari Polda Jawa Timur, sementara dari Brimob 400 serta dari jajaran Polres sebanyak satu kompi.

"Mengingat secara geografis Sumenep terdiri dari kepulauan dengan medan lumayan ekstrim. Sehingga kita juga perlu adanya fasilitas tambahan, dan hal itu sudah kita ajukan ke Kapolda Jatim," kata Kapolres.

Fasilitas tambahan yang dimaksud Kapolres Darman, yakni meminta satu helikopter dan sebuah kapal. Hal itu dibutuhkan untuk menjangkau wilayah kepulauan yang ada di Sumenep.

Baca Juga : Ditemukan Lutung Jawa Mati Terbunuh secara Keji, Kapolres Malang: No Comment Dulu

"Pada pelaksanaan pilkada akhir tahun Desember nanti, cuaca diprediksi sangat ekstrim. Tentu dengan adanya helikopter bisa digunakan dalam membantu KPU distribusikan logistik," tegasnya.