Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Dhany Rahadian Basuki (doc foto: Syaiful Ramadhani/ JatimTIMES)
Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Dhany Rahadian Basuki (doc foto: Syaiful Ramadhani/ JatimTIMES)

Setelah mengirim surat P21 (berkas lengkap) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sumenep, atas kasus 'Beras Oplosan', Penyidik Polres Sumenep belum menyerahkan tersangka Latifah.

"Berkas sudah lama dikirim," kata Kasatreskrim Polres Sumenep, AKP Dhany Rahadian Basuki kepada media, Senin (31/8/2020).

Baca Juga : Tak Disiplin Pakai Masker, Pengendara di Tulungagung Diminta Bersihkan Masjid

 

Dhany mengaku, penyidik akan segera menindaklanjuti surat P21 dengan melakukan tahap dua, penyerahan tersangka Latifah beserta barang bukti ke Kejari.

"Untuk pelimpahan tersangka dan barang bukti masih koordinasi dengan jaksanya. Mudah-mudahan bisa cepat," ungkapnya.

Untuk diketahui, awal mula kasus ini terkuak saat Polres Sumenep menggerebek Gudang Yudhatama Art di Jalan Merpati 3A Pamolokan, Kota Sumenep, Rabu (26/02/2020) lalu. Saat digrebek, diketahui terjadi kegiatan pengoplosan beras antara beras 'Bulog' dengan beras petani.

Beras itu, rencananya akan dikirim ke kepulauan di Sumenep untuk memenuhi kebutuhan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Saat digrebek, Polisi juga menemukan satu truk beras oplosan yang dikemas dalam karung 'Ikan Lele Super' siap edar.

Beberapa waktu setelah penggerebekan dilakukan, Polisi menetapkan pemilik gudang, Latifah sebagai tersangka. Latifa diduga melanggar Pasal 62 UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, pasal 139 UU 18/2012 tentang Pangan, dan pasal 106 UU 7/2014 tentang Perdagangan.

Baca Juga : Datangi 6 Instansi, LSM KPK-RI Minta Sistem Lelang Tender Dirombak Ulang

 

Pasca ditetapkan tersangka, kemudian Latifa sempat mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Sumenep. Hanya saja, dalam putusannya, majelis hakim menolak praperadilan itu dan penetapan Latifah sebagai tersangka dianggap absah.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Latifah sempat ditahan oleh pihak kepolisian. Namun karena masa penahanan sudah habis sebelum berkas dinyatakan P21, tersangka dilepaskan demi hukum. Nantinya, saat akan diserahkan ke Kejari, Latifah akan dipanggil kembali oleh pihak penyidik.