Kabid Pariwisata Disparbudpora Sumenep Imam Bukhari saat bekerja di kantornya. (Foto: Syaiful Ramadhani/JatimTIMES)
Kabid Pariwisata Disparbudpora Sumenep Imam Bukhari saat bekerja di kantornya. (Foto: Syaiful Ramadhani/JatimTIMES)

Pendapatan asli daerah (PAD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dari sektor pariwisata tahun 2018 hingga 2019 melampaui target.

Dari target yang ditetapkan sebesar Rp 400.000.000 sepanjang  2018, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep berhasil meraup retribusi Rp 588.810.000. Jadi, persentasenya mencapai 147,20 persen.

Baca Juga : Kawasan Siti Sundari Lumajang Disiapkan Jadi Venue Cabor Downhill Porprov

Sedangkan tahun 2019 mengalami peningkatan. Dari target Rp 425.845.000,  Disparbudpora berhasil meraup retribusi sebesar Rp 699.212.050 dengan persentase 164,194 persen.

"Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata ini hanya didapat dari tiga objek wisata dan even-even yang ditarik retribusi," kata Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disparbudpora Sumenep Imam Bukhari kepada media ini, Senin (14/9/2020).

Ketiga objek wisata yak dimaksud yakni wisata Pantai Lombang, Pantai Slopeng, Museum Keraton. Selain itu,  ada even-even pariwisata dan budaya yang menyumbangkan PAD.

"Alhamdulillah, berkat retribusi di tiga objek wisata itu dua tahun terakhir, PAD pariwisata mengalami peningkatan yang sangat tinggi," terang Imam.

Baca Juga : Target Pemasangan Jaringan Instalasi Air Baru 1.605, Perumdam Among Tirto Kota Batu: Kita Tunggu DED

Sedangkan, untuk tahun 2020 ini, Imam menjelaskan PAD pariwisata masih belum terekap keseluruhan. Selain karena faktor pandemi covid-19, juga persentase PAD pariwisata di bawah target.

"Kami tidak bisa menafikan. Meski target dari pusat ada, tapi masa pandemi ini objek wisata masih ditutup. Ya hasilnya tentu menurun," tukas Imam.