Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Foto:  detik.com)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Foto: detik.com)

Publik sempat digegerkan dengan beredarnya foto kolase antara Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dan bintang film dewasa Jepang Shigeo Tokuda alias Kakek Sugiono. Siapa sangka, kini pemilik akun pengunggah foto itu akhirnya terkuak.  

Pemiliki akun Facebook tersebut ialah Ketua Majelis Ulama Islam (MUI) tingkat kecamatan di Kota Tanjungbalai. Mengetahui hal tersebut, MUI Kota Tanjungbalai langsung mengambil tindakan.

Baca Juga : Santri yang Viral Lantunkan Al-Qur'an saat Kritis Meninggal Dunia, Ini Pesan Terakhirnya

Hal ini pun telah dikonfirmasi oleh Sekretaris MUI Tanjungbalai Abdul Rahim. Abdul membenarkan jika pemilik akun FB berinisial SM itu merupakan Ketua MUI tingkat kecamatan.

"Iya, betul," jawabnya singkat.  

Lebih lanjut, Abdul mengatakan jika pihak MUI akan menggelar rapat untuk membahas kasus ini. Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan beredarnya screenshot unggahan akun Facebook yang berisi foto KH Ma'ruf disandingkan dengan animasi wajah Kakek Sugiono.  

Tak ayal, screenshoot itu langsung menjadi viral. Di unggahan terdapat sebuah narasi yang berbunyi "Jangan kau jadikan dirimu seperti Ulama tetapi kenyataannya kau penjahat agama. Diusia Senja Banyaklah Berbenah untuk ketenangan di Alam Barzah. Selamat melaksanakan Ibadah Shalat Jumat".

Namun diketahui, postingan itu kini telah lenyap dan pemilik akun telah menuliskan permohonan maaf kepada keluarga besar Ma'ruf Amin hingga keluarga besar Ansor terkhusus Tanjungbalai.  

Baca Juga : Dua Tewas dalam Kebakaran Pabrik Mebel PT Jawa Lily Furniture Probolinggo

"Dari hati yang paling dalam dan menghaturkan sepuluh jari sekali lagi saya mohon maaf," begitu bunyi permohonan maaf akun tersebut.

Di sisi lain, Ketua GP Ansor Tanjungbalai, Salman telah melakukan tabayun dengan PCNU Tanjungbalai dan sudah membuat pengaduan soal postingan itu. Selain sebagai Ketua MUI, pemilik akun diketahui juga merupakan oknum PPK Tanjungbalai.  

Hingga kini kasus tersebut juga telah diselidiki oleh pihak kepolisian.