Foto ilustrasi gugurnya tenaga kesehatan
Foto ilustrasi gugurnya tenaga kesehatan

Dua tenaga kesehatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur meninggal dunia akibat terpapar covid-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Mereka yang gugur, yakni Hamid yang merupakan perawat di RSUD Moh. Anwar Sumenep, ia dinyatakan meninggal pada (28/9/2020) di RSPHC Surabaya setelah menjalani perawatan intensif sejak tanggal 15 Agustus lalu.

Baca Juga : Tingkat Kesembuhan Naik Jadi 71 Persen, Dinkes Sleman Giatkan Sosialisasi

Kemudian, pada (26/9/2020) kemarin, Nurul Hasanah salah seorang perawat di Puskesmas Kecamatan Manding juga dinyatakan meninggal setelah mendapatkan perawatan intensif sekitar tiga minggu di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

"Tolonglah dukung petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan, jangan ditolak," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, Agus Mulyono saat dikonfirmasi media ini, Kamis (01/10/2020).

Untuk itu, pihaknya meminta agar masyarakat sadar dan mematuhi protokol kesehatan covid-19. Karena, meninggalnya dua petugas kesehatan saat melakukan pelayanan telah menjadi garda terdepan.

"Pengorbanan mereka sungguh sangat membahayakan jiwa mereka sendiri dalam memberikan pelayanan. Sudah ada 2 petugas kesehatan yang meninggal dunia akibat Covid-19," ujarnya.

Menurutnya, gugurnya petugas kesehatan akibat terpapar Covid-19 harusnya menjadi cambuk bagi masyarakat untuk sadar diri bahwa virus asal Wuhan, China itu benar-benar nyata.

Baca Juga : 1 Jam, Operasi Yustisi di Kota Madiun Tindak 14 Pelanggar Prokes

"Ini cukuplah menjadi pembelajaran, dan dua petugas kesehatan yang meninggal dunia sudah banyak bagi kita. Kita harus waspada, dan semoga tidak ada korban meninggal lagi," ucapnya.

Tidak lelah, pihaknya kembali mengajak masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19, demi memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

"Mari masyarakat ikut men-support pelayanan yang telah diberikan ditingkat individu, Puskesmas, maupun rumah sakit. Sebab, yang kami lakukan hanyalah untuk yang terbaik bagi masyarakat," pungkasnya.