Komisioner KPU Kabupaten Sumenep, Rafiqi Tanzil saat ditemui di kantor KPU (foto doc. Syaiful Ramadhani/JatimTIMES)
Komisioner KPU Kabupaten Sumenep, Rafiqi Tanzil saat ditemui di kantor KPU (foto doc. Syaiful Ramadhani/JatimTIMES)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur bakal merekrut belasan ribu kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Komisioner KPU Sumenep Rafiqi Tanzil mengatakan, nantinya di setiap tempat pemungutan suara atau TPS bakal disiapkan 7 orang petugas KPPS.

Baca Juga : Belum Tersentuh SPBU, Bupati Tulungagung Minta Pertashop untuk Layani Warga Cari BBM

"Yang jelas satu TPS ada 7 orang. Saat ini TPS untuk Pilbup Sumenep akan ada 2.500-an TPS, artinya dibutuhkan sekitar 17.500 KPPS," kata Tanzil, Kamis (01/10/2020).

Kata Tanzil, saat ini KPU Sumenep tengah melakukan tahapan rekrutmen KPPS. Untuk pendaftarannya sendiri dilakukan masing-masing PPS di tingkat desa.

"Awal Oktober ini kita buka pendaftaran anggota KPPS. Pendaftarannya langsung di PPS masing-masing," terang pria dengan panggilan Si Brewok ini.

Setelah itu, sambung dia, penetapan KPPS tersebut dijadwalkan pada tanggal 23 November 2020 mendatang.

"Namun sebelum penetapan dilakukan, anggota KPPS harus melalui proses rapid tes. Mengingat, Pilkada tahun ini digelar ditengah pandemi covid-19," tukasnya.

Baca Juga : Jaga Fungsi IPAL Tetap Optimal, Cipta Karya Rutin Lakukan Pemeliharaan IPAL di Kota Malang

Untuk diketahui, Pilkada Sumenep diikuti dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Nomor urut 1, pasangan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah (Fauzi-Nyai Eva) dan nomor urut 2, pasangan Fattah Jasin-KH. Ali Fikri (Gus Acing-Mas Kiai).

Nomor urut 1, pasangan Fauzi-Nyai Eva diusung oleh 5 partai yang memiliki wakil di kursi DPRD Sumenep, yakni PDI Perjuangan, Gerindra, PAN, PKS, dan PBB.

Sedangkan nomor urut 2, pasangan Gus Acing-Mas Kiai juga didukung 5 partai yang memiliki kursi di DPRD, yakni PKB, Demokrat, PPP, Nasdem, dan Hanura.