Kushedya Hari Yudo (pakai rompi) saat menguasai bola dalam latihan (official Arema FC)
Kushedya Hari Yudo (pakai rompi) saat menguasai bola dalam latihan (official Arema FC)

Arema FC diprediksi akan memaksimalkan penyerang lokal untuk menjalani lanjutan Liga 1 2020 yang rencananya akan digelar pada bulan November 2020 mendatang. Hal itu lantaran manajemen Singo Edan hingga saat ini belum menemukan sosok penyerang asing baik slot dari Asia ataupun non Asia.

Jika tim peserta Liga 1 2020 lain sedang sibuk dengan mematangkan timnya sebelum turun di kompetisi, lain halnya dengan Arema FC yang bisa dikatakan harus membangun kembali timnya karena ditinggal oleh pelatih dan pemain asingnya.

Baca Juga : Kiper Asing Batal Gabung Singo Edan

Praktis, Arema FC saat ini harus bisa melakukan pembenahan mulai dari awal lantaran pelatih baru juga akan menerapkan strategi atau cara bermain baru sesuai dengan keinginannya. Termasuk menata kembali mental pemain, karena sebelumnya kompetisi kasta tertinggi Tanah Air tersebut harus ditunda untuk kedua kalinya yang disebabkan tak mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia.

Sebelumnya, manager umum Arema FC Ruddy Widodo mengatakan bahwa timnya akan merekrut pemain asing berposisi penyerang jika kualitasnya melebihi penyerang lokal yang saat ini sudah dimiliki seperti Kushedya Hari Yudo, Dendi Santoso hingga M. Rafli.

"Kalau penyerang asing kualitasnya melebihi dari pemain lokal, kami akan ambil. Kalau kemampuannya masih rata-rata pemain lokal atau justru dibawahnya ya mending maksimalkan yang lokal," kata Ruddy Widodo.

Skuat asuhan Carlos Oliveira itu kini masih merekrut dua pemain asing asal Brasil yakni Caio Ruan (stopper) dan Bruno Smith (playmaker). Sementara kiper asing yang sebelumnya dianggap bisa datang ke Malang, nyatanya tidak diberikan izin klub lamanya untuk keluar. 

Baca Juga : Test Swab Skuat Arema FC, Ini Hasilnya!

"Tim pelatih mengatakan kalau yang urgent itu posisi belakang dan di gelandang, jadi saya rasa dua pemain (asing) itu cukup untuk mem-back up," ucapnya.

Keyakinan manajemen Arema FC memaksimalkan penyerang lokal yakni melihat dari pertandingan laga away menghadapi PS Tira dimana tim Singo Edan mampu meraih kemenangan dengan hanya mengandalkan penyerang lokal yang diisi oleh Kushedya Hari Yudo, Dendi Santoso dan M. Rafli. Sementara untuk pemain asing saat itu hanya memasukkan In-Kyun sebagai gelandang jangkar.