Ketua Bidang Organisasi LPM Provinsi Jawa Timur Chriswanto saat menyerahkan mandat kepada plt ketua LPM Jember. (foto : istimewa / Jatim TIMES)
Ketua Bidang Organisasi LPM Provinsi Jawa Timur Chriswanto saat menyerahkan mandat kepada plt ketua LPM Jember. (foto : istimewa / Jatim TIMES)

Di era Orde Baru, kita biasa melihat tulisan LKMD (Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa) di papan yang ada di depan balai desa. Namun seiring berjalannya reformasi, LKMD dihilangkan dan diubah menjadi LPM (lembagai pemberdayaan masyarakat).

Namun produk reformasi ini sudah hilang dalam 10 tahun terakhir ini. Sehingga sebagian masyarakat sudah lupa atau tidak ingat sama sekali dengan lembaga yang melakukan pendampingan dan kontrol terhadap program-program desa ini.

Baca Juga : Trisno, Terpilih secara Aklamasi sebagai Ketua GPK Lumajang

Kini setelah 10 tahun vakum, LPM akan dihidupkan kembali, khususnya di wilayah Jawa Timur. Hal ini disampaikan oleh Chriswanto, ketua bidang organisasi LPM Provinsi Jawa Timur, saat melakukan konsolidasi dengan pengurus LPM dari 7 kabupaten di Jawa Timur yang digelar di Jember. Ke-7 LPM itu  dari Jember, Malang, Batu, Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, dan Situbondo.

“Selama ini LPM vakum, bahkan SK pengurusnya sudah ada yang sudah mati alias tidak berlaku. Karena keberadaan LPM selama ini sangat membantu pemerintah desa dan masyarakat, maka pengurus LPM pusat dan provinsi akan membangkitkan kembali keberadaan LPM tersebut. Sehingga kami dari LPM provinsi melakukan konsolidasi terlebih dahulu ke daerah-daerah sebelum benar-benar dikukuhkan dan siap untuk bekerja,” ujar Chriswanto.

Sementara, Plt Ketua LPM Jember Indi Naidha dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa LPM ini akan dikukuhkan sebelum akhir tahun. Sehingga keberadaannya nanti bisa terlibat dalam musrenbangdes tahun depan.

“Kami semua ditarget selesai menyusun pengurus di tingkat kecamatan dan desa sampai akhir bulan ini. Namun kami dari Jember insya Allah akan bekerja keras menyusun ini dan target kami dalam 1 minggu ini sudah selesai sehingga bisa segera dikukuhkan,” ujar Indi.

Indi menjelaskan, LPM sendiri sebenarnya masih berjalan di beberapa provinsi. Namun di Jawa Timur dalam sepuluh tahun terakhir ini vakum, sehingga tahun ini akan dihidupkan kembali.

Baca Juga : Video Mirip Gisel Banyak Diminta, Simak Tips Aman Klik Tautan

Meski demikian, Indi berharap keberadaan LPM ini nanti jangan sampai dibawa ke ranah politik. Sebab, keberadaan LPM selama ini murni untuk membantu pembangunan dan pendampingan pemberdayaan masyarakat di pedesaan.