Calon Bupati Sumenep, Achmad Fauzi sewaktu mendaftarkan diri sebagai kandidat Pilbup di KPU setempat (Foto doc: Syaiful Ramadhani/ JatimTIMES)
Calon Bupati Sumenep, Achmad Fauzi sewaktu mendaftarkan diri sebagai kandidat Pilbup di KPU setempat (Foto doc: Syaiful Ramadhani/ JatimTIMES)

Pemerataan pembangunan di wilayah daratan dan kepulauan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menjadi isu strategis pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi - Hj. Dewi Khalifah (Fauzi-Nyai Eva).

Strategi pemerataan pembangunan yang dikemas dengan program infrastruktur berbasis lingkungan hidup tersebut, nantinya bakal dipacu paslon dengan jargon 'Bismillah Melayani' ini untuk kemajuan Kota Keris ke depan.

Baca Juga : Temui Tomas dan Gapoktan di Blitar, Djarot Tekankan Pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara

Menurut Cabup Achmad Fauzi, pemerataan pembangunan merupakan jawaban terhadap masalah ketimpangan, yang salah satu strateginya dapat dilakukan dengan menjamin ketersediaan infrastruktur yang disesuaikan dengan kebutuhan antar wilayah.

Sehingga, kata Fauzi, nantinya akan mendorong investasi baru, lapangan kerja baru, meningkatnya pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sebagai dampak dari bergeraknya ekonomi lokal. Dengan begitu, nantinya konektivitas antara daratan dan kepulauan semakin baik.

"Salah satu dari delapan program unggulan kami adalah peningkatan infrastruktur dan mode transportasi kepulauan. Kami ingin mempercepat pembangunan jalan-jalan strategis," ujarnya, Jumat (20/11/2020).

Tidak hanya itu, suami Nia Kurnia ini juga mengaku akan mempercepat pembangunan saluran irigasi di wilayah kepulauan untuk menambah produktifitas hasil pertanian masyarakat di sana.

Kemudian, Fauzi menambahkan di sektor kesehatan sendiri, akan diupayakan adanya petugas Puskesmas keliling antar kepulauan, perahu dan mobil jenazah, serta peningkatan dan pemenuhan kapasitas para medis khususnya kepulauan.

"Juga, seperti sarana telekomunikasi dan jaringan listrik agar bisa menyala 24 jam, ini menjadi perhatian kami untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antara daratan dan kepulauan," jelas politisi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga : Pasok Kebutuhan Bahan Pokok, Paslon SanDi Bakal Optimalkan Keberadaan Mlijo

Sementara itu, salah seorang warga kepulauan Rahman mengaku, program paslon nomor urut 1 untuk memangkas disparitas pembangunan di wilayah kepulauan dan daratan dinilai sudah sangat bagus.

"Harapan saya, program yang bagus seperti itu harus betul-betul dilaksanakan jika ditakdir menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep," ucapnya pada awak media.

Ia menambahkan, dari sektor infrastruktur, khususnya jalan strategis di wilayah kepulauan memang dirasa perlu mendapat perhatian lebih oleh siapapun yang menjadi pemimpin Sumenep.

"Termasuk persoalan listrik dan sarana telekomunikasi juga perlu mendapat perhatian serius. Demikian juga dengan sarana prasarana kesehatan dan para medisnya," pungkas dia dengan nada penuh harap.