Penuhi Panggilan Kedua, Polres Sumenep Akan Gelar Perkara Penganiayaan Oknum PNS | Sumenep TIMES

Penuhi Panggilan Kedua, Polres Sumenep Akan Gelar Perkara Penganiayaan Oknum PNS

Jan 21, 2021 16:17
Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti saat dikonfirmasi media (Foto doc : JatimTIMES)
Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti saat dikonfirmasi media (Foto doc : JatimTIMES)

SUMENEPTIMES - Oknum PNS yang diduga melakukan penganiayaan terhadap warga Sumenep, akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan polisi.

Sebelumnya, pada pemanggilan pertama untuk agenda pemeriksaan sebagai saksi kasus tersebut, oknum berpangkat Kabid di Disparbudpora Sumenep itu tidak hadir alias mangkir.

Baca Juga : Jadi Sorotan, Pengembang Perumahan yang Longsor Mangkir dari Panggilan Pemkot Malang

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, oknum PNS tersebut telah datang pada panggilan kedua sebagai terlapor dugaan penganiayaan terhadap warga bernama Alwi Bil Faqih (29).

"Subiyakto (oknum, red) datang sebagai terlapor. Tadi agenda pemeriksaan," ungkap Widiarti pada media, saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Kamis (21/1/2021).

Lebih lanjut Widiarti mengatakan, selanjutnya polisi akan segera melakukan gelar perkara atas kasus dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka dengan 16 jahitan tersebut.

"Ini akan digelar perkara. Jadi tahapannya sesusai SOP, dan itu harus dipenuhi," tegas Polwan mantan Kapolsek Kota Sumenep itu.

Sementara, dikonfirmasi terpisah Kabid Pemuda dan Olahraga (Pora) Disparbudpora Sumenep Subiyakto melalui telepon pribadinya tidak menjawab meski terdengar nada masuk pada panggilannya.

Diberitakan sebelumnya, oknum PNS bernama Subiyakto yang menjabat sebagai Kabid Disparbudpora Sumenep diduga terlibat kasus penganiayaan terhadap Alwi Bil Faqih (29).

Baca Juga : Hasil Tes DNA Buram, Penanganan Kasus Dugaan Bayi Tertukar Tak Jelas

Akibat tindakan arogan terduga pelaku, korban mengalami luka sayatan di lengan tangannya dan harus menjalani perawatan, hingga harus harus di jahit.

Tak terima atas perbuatan oknum tersebut, korban melaporkan kasus itu ke Polres Sumenep dengan tanda bukti laporan polisi nomor TBL-B /11/Res. 1.6/2021/ Reskrim/SPKT Polres Sumenep tertanggal 13 Januari 2021.

 

Topik
Kasus Penganiayaan penganiayaan oleh oknum pns oknum pns sumenep POLRES SUMENEP

Berita Lainnya