Dua Desa di Sumenep Diterjang Puting Beliung, Seorang Santri Terluka | Sumenep TIMES

Dua Desa di Sumenep Diterjang Puting Beliung, Seorang Santri Terluka

Jan 25, 2021 17:36
Rafli (15) yang merupakan santri Ponpes Al Azhar Situbondo mengalami luka di jari tangannya saat angin puting beliung menimpa Desa Jambuir, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep. (Foto: Ist/JatimTIMES)
Rafli (15) yang merupakan santri Ponpes Al Azhar Situbondo mengalami luka di jari tangannya saat angin puting beliung menimpa Desa Jambuir, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep. (Foto: Ist/JatimTIMES)

SUMENEPTIMES - Angin puting beliung menimpa sejumlah rumah di dua desa yang berada di Kepulauan Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dua desa yang terdampak angin puting beliung tersebut yakni Desa Gayam dan Desa Jambuir.

Akibatnya, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, banyak pepohonan tumbang. Atap rumah  dan sekolah juga mengalami kerusakan.

Baca Juga : Mahfud MD Buka Suara Terkait Siswi Non-Muslim yang Diwajibkan Berjilbab

Menurut keterangan polisi, peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/01/2021) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, kondisi sedang hujan lebat disertai angin yang cukup kencang.

Beberapa saat kemudian, angin kencang datang dan memporak-porandakan rumah warga dan mengakibatkan sejumlah rumah mengalami kerusakan. "Kurang lebih, angin kencang itu berlangsung 15 menit. Atap rumah warga ambruk dan pepohonan tumbang," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, Senin (25/01/2021).

Tidak hanya itu. Salah seorang warga Desa Jambuir bernama Rafli (15) menjadi korban dalam peristiwa puting beliung tersebut. Ia harus menjalani perawatan setelah tangannya terjepit pintu sehingga mengakibatkan telunjuk dan jari tengahnya terluka cukup parah.

"Jari tangan kejepit pintu karena lari ketakutan pada saat kejadian. Ia tercatat sebagai santri Ponpes Al Azhar Situbundo kelas 3," ungkap Widiarti.

Baca Juga : Mangkir Dari Panggilan, Pengembang Perumahan Griya Sulfat Inside Diburu Pemerintah

Yang mengalami kerusakan ringan akibat bencana itu, di antaranya, SD Gayam 2,; dapur rumah Aab (35), warga Desa Gayam; atap bengkel Indra (45), warga Desa Gayam; atap rumah Saheman (50), warga Desa Gayam; atap dapur Sahibul Bahri (45), warga Desa Jambuir; atap rumah Tohari (60), warga Dea Jambuir; atap rumah Rudiyanto (45), warga Desa Jambuir; dan atap teras musalla milik Moh. Saleh (42), warga Desa Jambuir.

Kerusakan juga menimpa teras toko Mahmudi (35), warga Desa Jambuir, Kecamatan Gayam, Kepulauan Sapudi, Sumenep. "Kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih sebesar Rp 40 juta," pungkas Widiarti.

Topik
Angin Puting Beliung Kepulauan Sapudi Madura, Jawa Timur Kerusakan Alam

Berita Lainnya