JATIMTIMES – Suasana Bandung Super Model (BSM) di kawasan Sengkaling, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang pada Sabtu (14/3/2026), terasa berbeda. Gelak tawa dan senyum ceria pecah saat puluhan anak yatim menyerbu gerai pakaian untuk memilih busana terbaik guna menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H.
Kegiatan rutin tahunan bertajuk belanja kebutuhan Lebaran gratis ini merupakan inisiasi dari Rumah Sedekah NU. Sebanyak 60 anak yatim binaan rumah sedekah dari berbagai pelosok Malang Raya dihadirkan untuk mendapatkan pengalaman berbelanja secara mandiri.

Inisiator Rumah Sedekah NU, DR. KH. Noor Shodiq Askandar, SE., MM., atau yang akrab disapa Gus Shodiq, menyampaikan bahwa program ini sengaja dikemas dalam bentuk belanja langsung untuk memberikan rasa bangga dan tanggung jawab pada anak-anak.
Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku
"Tujuannya tentu membahagiakan mereka menjelang Lebaran. Namun lebih dari itu, ini menjadi sarana melatih mereka bertanggung jawab terhadap uang yang diberikan, sekaligus memicu semangat agar kelak mereka sukses dan bisa bermanfaat bagi sesama," jelas Gus Shodiq di sela kegiatan.

Gerakan mulia ini merupakan wujud kolaborasi solid dalam ekosistem Rumah Sedekah NU yang melibatkan berbagai sektor usaha. Selain BSM, sejumlah mitra strategis seperti Mie Kober, Meteor Cell, kalangan akademisi, serta JatimTIMES turut memberikan dukungan penuh demi kelancaran acara.

Program ini diharapkan tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan fisik, tetapi juga menjadi suntikan moral bagi anak-anak yatim di Malang Raya agar berani bermimpi besar melihat kesuksesan para pengusaha yang membantu mereka.
"Melalui sinergi para donatur dan mitra bisnis, diharapkan cakupan anak yang terbantu bisa terus meluas di tahun-tahun mendatang," tambah Gus Shodiq.

Dalam aksi sosial ini, setiap anak dibekali dana belanja sebesar Rp250 ribu. Namun, anak-anak didorong untuk tidak ragu mengambil barang yang mereka sukai meski harganya melampaui nominal yang diberikan.
Baca Juga : Hukum Merayakan Lebaran Ketupat dalam Islam, Tradisi Jawa yang Sarat Makna Silaturahmi
Hal tersebut dibenarkan Owner Bandung Super Model (BSM), H. M. Sofiyullah, SE. Bagi Sofiyullah, keterlibatan pengusaha dalam kegiatan sosial adalah sebuah kewajiban moral atas keberkahan rezeki yang selama ini diterima.
"Berbagi seperti ini merupakan kewajiban bagi kami para pengusaha. Kami tidak hanya bertanggung jawab memberdayakan karyawan, tapi juga wajib membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama anak yatim dan kaum duafa," ungkap Sofiyullah.
