Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

ASBII Gelar Aksi Sosial Hari Buruh 2026: Bagikan Sembako ke Ojol, Bentuk Serikat Pekerja Pemetik Kopi dan Teh

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Yunan Helmy

01 - May - 2026, 20:02

Placeholder
Ketua Umum ASBII saat menyerahkan sembako secara simbolis kepada pekerja ojek online pada Hari Buruh 2026 di Situbondo, Jumat (1/5/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 ini diwarnai dengan aksi sosial di Situbondo. Salah satunya kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi Serikat Buruh Independen Indonesia (ASBII) dengan melibatkan Kesatuan Buruh Kebangsaan Indonesia ( KBKI) , serta sejumlah elemen pekerja lintas sektor, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas dan kepedulian antarburuh. Salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah pembagian sembako kepada pekerja online, khususnya ojek online (ojol), yang selama ini menjadi bagian penting dalam layanan masyarakat.

Baca Juga : Resmi Diundi, Ini Daftar Pemenang Program AMPUH Graha Bangunan Blitar

Kegiatan sosial memperingati Hari Buruh 2026 ini mendapat sambutan hangat dari para penerima manfaat yang merasa diperhatikan di tengah tantangan ekonomi.

Selain itu, kegiatan diisi dengan sarapan bersama di sebuah rumah makan yang mempekerjakan tenaga kerja lokal. Momen ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus bentuk dukungan terhadap usaha yang membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Ketua Umum Asosiasi Serikat Buruh Independen Indonesia Fitroh Hariyadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap pekerja di berbagai sektor, baik formal maupun informal.

“Kegiatan ini kami inisiasi sebagai bentuk solidaritas. Hari Buruh tidak harus selalu diisi dengan aksi demonstrasi, tetapi juga bisa melalui aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh para pekerja,” ujar Fitroh.

Ia menambahkan bahwa pekerja online seperti ojol masih membutuhkan perhatian serius, terutama terkait perlindungan kerja dan kesejahteraan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa buruh itu satu, tanpa melihat status pekerjaan. Ojol, pekerja informal, maupun buruh sektor formal memiliki hak yang sama untuk diperhatikan,” tegasnya.

Tak hanya aksi sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam pembentukan serikat pekerja di sejumlah sektor. Di antaranya adalah pekerja penebang tebu dan sopir angkutan tebu yang selama ini belum terorganisir secara optimal.

Selain itu, pembentukan serikat pekerja dilakukan bagi pekerja pemetik kopi dan teh di lingkungan PT Perkebunan Nusantara. Langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan serta meningkatkan posisi tawar para pekerja di sektor perkebunan.

Baca Juga : PG Krebet Baru Giling 21 Juta Kuintal Tebu, Estimasi Rendemen Gula Meningkat Jadi 7,67 Persen

Menurut Fitroh, keberadaan serikat pekerja sangat penting sebagai wadah perjuangan kolektif buruh dalam menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan hak-haknya.

“Dengan terbentuknya serikat pekerja, kami berharap para buruh memiliki kekuatan bersama untuk memperjuangkan kesejahteraan mereka secara lebih terorganisir,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ASBII juga menyoroti adanya kerugian perusahaan yang dinilai akibat kurangnya kehati-hatian dalam pengelolaan, yang berdampak pada potensi kerugian keuangan negara. Selain itu, mereka menilai alasan membanjirnya impor gula kerap dijadikan dalih atas kondisi tersebut.

ASBII juga mengkritisi penggunaan pendekatan Business Judgment Rule dalam melihat kerugian badan usaha milik negara, khususnya pada PT SGN. Menurut mereka, pendekatan tersebut tidak seharusnya dijadikan tameng untuk menutupi dugaan kesalahan dalam pengelolaan perusahaan.

Para peserta yang hadir pun menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap aksi sosial dan pembentukan serikat pekerja ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pekerja di berbagai sektor.

Melalui kegiatan ini, peringatan Hari Buruh tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam membangun solidaritas, memperkuat organisasi buruh, serta mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja di Indonesia.


Topik

Peristiwa Situbondo Hari Buruh ASBII bagi sembako bentuk serikat pekerja



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sumenep Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa