Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Entrepreneurship Expo 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Biologi UB Uji Potensi Produk Inovasi ke Pasar

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

12 - Jun - 2026, 19:50

Placeholder
Penyelenggaraan Entrepreneurship Expo and Friday Market 2026 yang digelar Departemen Biologi Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) pada 5 Juni 2026 di Gedung Biologi (ist)

JATIMTIMES - Tantangan yang dihadapi lulusan perguruan tinggi saat ini tidak lagi sebatas memperoleh pekerjaan, tetapi juga bagaimana mengubah pengetahuan akademik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Isu tersebut menjadi latar belakang penyelenggaraan Entrepreneurship Expo and Friday Market 2026 yang digelar Departemen Biologi Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya (UB) pada 5 Juni 2026 di Gedung Biologi.

Lewat kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diminta menghasilkan konsep bisnis di atas kertas, tetapi juga membuktikan apakah produk yang mereka kembangkan mampu menarik minat konsumen. Sebanyak 34 produk dipamerkan, terdiri atas 30 produk hasil proyek mata kuliah Kewirausahaan dan empat produk yang dikembangkan mahasiswa Departemen Biologi.

1

Keberadaan puluhan produk tersebut menunjukkan upaya menghubungkan ilmu biologi dengan kebutuhan pasar. Beragam inovasi yang ditampilkan meliputi produk pangan, kerajinan, hingga produk berbasis biologi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memiliki peluang komersial.

Baca Juga : Pertandingan Kejurnas Tenis Beregu XX Piala Ketua MA-RI Digelar di 10 Venue Malang, Simak Jadwal Lengkap Laga Besok

Sejak pagi, seluruh tim mahasiswa menyiapkan stan pameran dengan konsep yang berbeda-beda. Tidak hanya menampilkan produk, setiap kelompok dituntut menyusun strategi promosi, membangun identitas usaha, dan menciptakan daya tarik visual yang mampu menarik perhatian pengunjung. Kondisi ini mencerminkan tantangan nyata yang dihadapi pelaku usaha ketika harus bersaing memperebutkan perhatian konsumen.

Ketua Departemen Biologi FSTeM UB, Yoga Dwi Jatmiko, S.Si., M.App.Sc., Ph.D., menilai pengalaman berinteraksi langsung dengan pasar menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa.

“Pengalaman praktik bisnis seperti ini sangat penting sebagai bekal mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja maupun industri di masa depan,” ujarnya.

2

Selain pameran produk, agenda juga diisi dengan pengumuman pemenang simulasi kompetisi proposal bisnis yang sebelumnya telah dilaksanakan. Penghargaan diberikan kepada mahasiswa yang dinilai mampu menyusun proposal usaha terbaik serta berhasil mempresentasikan atau melakukan pitching ide bisnis secara meyakinkan. Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Koordinator Dosen Mata Kuliah Kewirausahaan FSTeM UB, Eko Suyanto, S.Si., M.Sc., Ph.D.

Namun, substansi utama kegiatan ini terletak pada sesi Friday Market. Pada sesi tersebut, mahasiswa harus menghadapi konsumen secara langsung. Mereka tidak hanya menawarkan produk, tetapi juga menjelaskan konsep usaha, nilai tambah, manfaat produk, hingga menjawab berbagai pertanyaan dari calon pembeli. Situasi tersebut menjadi sarana pengujian awal terhadap tingkat penerimaan pasar terhadap produk yang dikembangkan.

Interaksi yang terjadi selama pameran juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan riset pasar secara langsung. Masukan dari pengunjung menjadi bahan evaluasi mengenai kualitas produk, kemasan, strategi pemasaran, hingga peluang pengembangan usaha ke depan. Pengalaman semacam ini sulit diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas.

Baca Juga : Muhadjir Effendy Minta Warga Sabar Soal Lemahnya Rupiah, Sebut Prabowo Sedang Lakukan Transformasi Ekonomi Radikal

Antusiasme pengunjung yang terdiri atas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika Universitas Brawijaya menunjukkan tingginya minat terhadap produk-produk hasil inovasi mahasiswa. Pengunjung tidak hanya melakukan transaksi pembelian, tetapi juga memberikan kritik dan saran yang dapat menjadi dasar penyempurnaan produk sebelum dikembangkan lebih luas.

Menjelang penutupan acara, panitia memberikan penghargaan kepada sejumlah tim terbaik berdasarkan aspek kreativitas, inovasi, kualitas produk, strategi pemasaran, serta performa selama kegiatan berlangsung. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Departemen Biologi sebagai bentuk apresiasi terhadap kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan usaha berbasis inovasi.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa kegiatan ini menjadi gambaran bahwa pengembangan kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi tidak lagi berhenti pada penyusunan proposal bisnis. Mahasiswa dituntut mampu membawa hasil pembelajaran dan inovasi yang dimiliki ke hadapan konsumen untuk mengetahui sejauh mana produk tersebut memiliki peluang berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.

Bagi Departemen Biologi, langkah tersebut sekaligus menjadi upaya memperkuat hilirisasi pengetahuan dan inovasi agar tidak berhenti sebagai karya akademik, melainkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih luas. "Kami berharap ini dapat memberikan manfaat dan pengalaman positif pada mahasiswa," pungkasnya.


Topik

Pendidikan fstem ub fmipa ub departemen biologi friday market



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sumenep Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan