Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Viral Ratusan Ikan Mati Usai Diberi Nasi Sisa MBG, Ini Penyebabnya

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

12 - Aug - 2026, 12:08

Placeholder
Potret ikan mengapung atau mati diduga usai diberi makan sisa nasi MBG. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Kisah puluhan ikan yang mati setelah diberi nasi sisa program Makan Bergizi Gratis (MBG) ramai diperbincangkan di media sosial. Nasi sisa tersebut dibeli dalam jumlah banyak, sekitar 1,5 kuintal untuk dimanfaatkan sebagai pakan ikan.

Kejadian itu dibagikan oleh akun Threads @nrlfzia. Dalam unggahannya, akun itu menyebut ikan milik kerabatnya mati satu kolam setelah diberi nasi sisa MBG. 

Baca Juga : Cara Ambil Bansos Beras di Kopdes Agustus 2026, Ini Dokumen yang Harus Dibawa

"Ikan peliharaan omku mati sekolam gara-gara dikasih makan nasi sisa m*g. Kemaren ada yg jual nasi sisaan 1.5 kuintal, dikasih lah buat pakan ikan," tulisnya.

Pemilik akun juga mengunggah bukti foto yang memperlihatkan ratusan ikan mengapung di kolam. Tampak juga air kolam yang berwarna keruh. 

Unggahan tersebut sontak mendapat perhatian warganet. Salah satu komentar menyebut jumlah nasi yang diberikan sangat banyak jika dibandingkan dengan ukuran kolam. "(Kok bisa) 150 kg dengan ukuran kolam seperti itu (kecil)," komentar akun @wartado****. 

Warganet lain menduga bahan-bahan lain yang terdapat dalam nasi sisa makanan, seperti minyak dan bumbu, ikut memengaruhi kualitas air kolam.

"efek bumbunya, minyak nya, merusak air shg ikan ga tahan.," tulis akun @dwijok****.

Ada pula warganet yang menanggapi kejadian tersebut dengan nada bercanda.

"Awkwkwk, ikan pun keracunan MBG. Another level sih.," tulis akun @aziz******.

Sementara warganet lain mengaku pernah mengalami kejadian serupa setelah memberikan nasi sisa dalam jumlah banyak kepada ikan di kolam.

"Emg ikan itu gabisa dikasih nasi langsung begitu dlm jumlah banyak kak, soalnya di belakang rumah ada kolam ikan kecil. Pas acara nikahan saya bnyk sisah nasi ga kemakan, jd dikasih ke kolam ikan, ehh galama langsung telerr, sorenya langsung ngapung mati semua," tulis akun @liga****.

Setelah viral, akun Threads pengunggah diprivasi. Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kematian ikan tersebut. 

Mengapa Nasi Sisa Bisa Berbahaya untuk Ikan?

Dilansir dari berbagai sumber, pemberian pakan dalam jumlah berlebihan dapat berdampak pada kualitas air. Risiko tersebut semakin besar apabila bahan yang diberikan mudah membusuk dan jumlahnya jauh melebihi kemampuan ikan untuk mengonsumsinya.

Jika sekitar 150 kg nasi dimasukkan ke dalam satu kolam, sebagian besar bahan makanan berpotensi tidak habis dimakan. Sisa nasi kemudian mengendap dan mengalami proses pembusukan.

Proses tersebut dapat meningkatkan aktivitas mikroorganisme pengurai yang membutuhkan oksigen terlarut atau dissolved oxygen (DO) dalam air.

Ketika kebutuhan oksigen meningkat drastis, kadar oksigen di kolam dapat turun. Kondisi kekurangan oksigen atau hipoksia bahkan anoksia dapat membuat ikan kesulitan bernapas dan berujung pada kematian massal.

Jadi, persoalannya bukan karena nasi merupakan makanan yang "beracun" bagi ikan. Jumlah yang diberikan dan dampaknya terhadap kualitas air justru yang perlu diperhatikan.

Selain mengurangi oksigen terlarut, penumpukan bahan organik dari nasi yang membusuk juga dapat memperburuk kualitas air.

Dalam kondisi tertentu, proses penguraian bahan organik dapat meningkatkan kadar senyawa nitrogen, termasuk amonia. Amonia dalam konsentrasi tinggi berbahaya bagi ikan karena dapat mengganggu fungsi insang dan menyebabkan stres berat.

Pembusukan bahan organik di lingkungan minim oksigen juga dapat menghasilkan senyawa lain, seperti hidrogen sulfida (H₂S), yang bersifat toksik bagi ikan.

Baca Juga : Jalan Tengah Keadilan dalam Pusaran Kasus "Ad-Dhuha dan Miras"

Karena itu, memasukkan limbah makanan dalam jumlah besar ke kolam bukan cara yang aman untuk menghemat biaya pakan.

Selain itu, masuknya bahan organik dalam jumlah besar juga dapat menyebabkan perubahan parameter air.

Proses pembusukan dan fermentasi dapat memengaruhi pH serta kondisi kimia air. Perubahan yang berlangsung cepat membuat ikan mengalami stres dan semakin rentan terhadap penyakit maupun kematian.

Kondisi tersebut tentu berbeda dengan pemberian pakan yang terukur. Dalam budidaya ikan, jumlah pakan perlu disesuaikan dengan jenis ikan, ukuran ikan, biomassa, serta kondisi kolam.

Klaim bahwa nasi sisa MBG secara otomatis menyebabkan ikan mati juga perlu dilihat secara hati-hati.

Nasi sendiri bukan berarti merupakan racun yang pasti mematikan ikan. Beberapa pembudidaya memang menggunakan bahan pangan tertentu sebagai bagian dari pakan tambahan, tetapi penggunaannya harus memperhatikan jenis ikan, komposisi bahan, jumlah, dan cara pemberiannya.

Masalah dapat muncul ketika makanan diberikan dalam jumlah sangat besar sehingga banyak yang tersisa dan membusuk di dalam kolam.

Dalam kasus yang viral tersebut, jumlah nasi yang disebut mencapai sekitar 150 kg atau 1,5 kuintal. Tanpa mengetahui volume kolam dan jumlah ikan secara pasti, tidak bisa langsung dipastikan bahwa angka tersebut sendirian menjadi penyebab kematian.

Untuk mengetahui penyebab sebenarnya, diperlukan pemeriksaan kualitas air dan kondisi ikan yang mati.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Kolam Terlanjur Dipenuhi Sisa Nasi?

Jika masih terdapat ikan hidup dan kolam mengalami penumpukan sisa makanan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengurangi sumber pencemar.

Sisa nasi yang mengendap sebaiknya diangkat atau disedot dari dasar kolam. Setelah itu, kualitas air perlu dipulihkan dengan penggantian air yang sesuai kondisi kolam.

Aerasi juga penting untuk membantu meningkatkan oksigen terlarut. Aerator atau kincir air dapat digunakan untuk memperbaiki sirkulasi dan kadar oksigen.

Pemberian pakan juga sebaiknya dihentikan sementara sampai kondisi air kembali stabil. Namun, langkah penanganan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kolam dan jenis ikan.

Jika kematian ikan berlangsung cepat dan dalam jumlah besar, pemeriksaan kualitas air oleh tenaga atau laboratorium yang kompeten menjadi langkah yang lebih tepat untuk mengetahui penyebabnya.

Dengan demikian, kasus ikan mati setelah diberi nasi sisa MBG tidak bisa langsung disimpulkan sebagai akibat racun dari makanan tersebut. Kelebihan bahan organik, pembusukan, penurunan oksigen, serta memburuknya kualitas air merupakan sejumlah kemungkinan yang perlu diperiksa. Semoga informasi ini membantu ya. 


Topik

Peristiwa mbg sisa mbg nasi sisa mbg ikan mati makan mbg



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sumenep Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa