Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Cegah Bencana Banjir Bandang, Bupati Sanusi Ajak Semua Elemen Tanam Pohon

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

12 - Jan - 2026, 20:50

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi saat melakukan aksi penanaman bibit pohon di Lembah Ken Arok yang terletak di kawasan Gunung Katu, Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Minggu (11/1/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi terus memasifkan gerakan penghijauan dengan melakukan penanaman bibit pohon di kawasan lereng gunung maupun perbukitan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam seperti longsor dan banjir bandang di Kabupaten Malang. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menyampaikan, semua stakeholder dan masyarakat harus bersama-sama berkomitmen untuk menjaga lingkungan agar tetap asri melalui gerakan penghijauan, seperti aksi penanaman bibit pohon. 

Baca Juga : Pacu Produktivitas, Dinas Tanaman Pangan Pemkab Malang Andalkan Varietas Padi Sukma

Sanusi menyebut, sudah ada bukti di depan mata ketika kerusakan alam terjadi menyebabkan bencana tanah longsor hingga banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. "Bukti kerusakan alam akibat penebangan liar sudah ada di depan mata, seperti musibah longsor yang terjadi di Aceh dan Sumatera," ujar Sanusi. 

Menurut Sanusi, peristiwa bencana seperti tanah longsor hingga banjir bandang harus bisa dicegah dan diantisipasi di Kabupaten Malang. Salah satu yang saat ini terus digencarkan yakni aksi penanaman bibit pohon. 

Di mana sebagai bentuk komitmen nyata pada Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1.265 tahun lalu, Pemkab Malang menerapkan kebijakan untuk pemberian ucapan selamat hari jadi yang biasanya menggunakan banmer atau styrofoam dapat diganti dengan bibit pohon. 

Selain itu, aksi penanaman bibit pohon di Lembah Ken Arok, Gunung Katu, Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji pada Minggu (11/1/2026) juga menjadi bukti bagaimana sinergitas lintas stakeholder dan perangkat daerah dalam menjalankan komitmennya untuk menjaga lingkungan. 

Baca Juga : Kapolres Tulungagung Taat Resdi Serahkan Tongkat Komando ke Ihram Kustarto

Menurutnya, hal-hal seperti itu diharapkan tidak hanya kegiatan seremonial belaka, tetapi harus terus digencarkan demi alam dan lingkungan yang lestari. Selain itu, kegiatan penghijauan seperti itu juga sebagai investasi jangka panjang demi keselamatan generasi mendatang. "Oleh karena itu, gerakan penghijauan harus dilakukan secara berkelanjutan agar bencana serupa tidak terjadi di Kabupaten Malang," tegas Sanusi. 

Lebih lanjut, Sanusi menyebut kegiatan penghijauan yang selama ini dilakukan oleh Pemkab Malang bersinergi dengan lintas stakeholder dan kelompok masyarakat diharapkan dapat memperpanjang keselamatan masa depan, kelestarian sumber mata air, serta menciptakan lingkungan Kabupaten Malang yang hijau. "Harapan saya, hutan-hutan tetap terjaga kelestariannya dan Kabupaten Malang bisa terhindar dari bencana banjir dan tanah longsor," pungkas Sanusi.


Topik

Pemerintahan sanusi bupati sanusi kabupaten malang bencana malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sumenep Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan