Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Sinergi APQ dan SCARVAL 2026 dengan Kemenag Kota Malang: Qur’an dan Dakwah Didekatkan Lewat Seni

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

15 - Feb - 2026, 14:58

Placeholder
Anugerah Pecinta Qur’an (APQ) dan Science and Art Festival (SCARVAL) 2026 yang diselenggarakan Yayasan Kharisma Hidayatul Mubtadi-in (YKHM) di MCC (Anggara Sudiongko/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, ratusan anak dan remaja memadati Malang Creative Center (MCC), Minggu (15/2/2026). Mereka bukan sekadar tampil di panggung, tetapi menuntaskan hafalan, menguji pemahaman, sekaligus merayakan kedekatan dengan Al-Qur’an melalui Anugerah Pecinta Qur’an (APQ) dan Science and Art Festival (SCARVAL) 2026.

Sebanyak 125 peserta dari jenjang usia dini hingga madrasah tsanawiyah ambil bagian dalam agenda yang digelar Yayasan Kharisma Hidayatul Mubtadi-in (YKHM). Ajang ini menggabungkan kompetisi, seni Islami, dan pemberian apresiasi bagi anak-anak yang istiqamah membaca, menghafal, mengajarkan, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam keseharian.

1

Ketua Panitia APQ dan SCARVAL 2026, Siti Nuryana, menjelaskan bahwa kegiatan dirancang sebagai ruang ekspresi sekaligus motivasi. “Rangkaian lomba dan apresiasi meliputi IMTAQ, tahfidz, terjemah Al-Qur’an, hingga mengaji kitab kuning untuk tingkat MTs. Anugerah ini menjadi ruang berekspresi sekaligus apresiasi agar anak-anak semakin termotivasi mencintai dan menghafal Al-Qur’an,” ujarnya.

Baca Juga : Bupati Jember Bergerak Senyap Atasi Banjir, Tim Pemprov Jatim Inventarisir Kerusakan

Menurutnya, pendekatan yang digunakan sengaja dibuat kreatif dan menyenangkan agar anak tidak merasa terbebani. Selain tilawah dan tahfidz, panggung juga diisi puisi religi, nasyid, hingga pertunjukan seni Islami lainnya. Panitia menilai, ekspresi seni bisa menjadi medium efektif untuk memperkuat pesan moral dan nilai Qur’ani.

Dalam APQ, peserta melewati sejumlah tahapan seleksi, mulai dari hafalan surat, hadis, doa harian, hingga tes akademik. Dari proses tersebut, ditetapkan juara 1, 2, dan 3 sebagai bentuk penghargaan atas capaian mereka. Bagi penyelenggara, penghargaan bukan tujuan akhir, melainkan pemantik semangat agar anak terus bertumbuh dalam kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Kepala MTs Al Huda, Ahmad Fauzi, menegaskan kegiatan ini tidak berhenti pada aspek kompetisi. Ajang ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak dan menjadikan nilai Al-Qur’an sebagai pijakan hidup. Di tengah maraknya lembaga pendidikan berbasis hafalan, pendekatan yang menekankan pemahaman dinilai sebagai langkah strategis untuk membangun generasi Qur’ani yang berilmu, beriman, dan berkarakter.

“Ini bukan sekadar lomba, tetapi sarana membentuk karakter dan kecintaan terhadap nilai-nilai Qur’ani sejak dini,” katanya.

Selain APQ, panggung SCARVAL 2026 menghadirkan drama musikal dari santri TA Hidayatul Mubtadi-in dan MTs Al Huda. Menyambut bulan puasa, rangkaian kegiatan juga diperluas melalui Ramadhan Fest yang diisi lomba mewarnai bagi peserta tingkat TK, RA, BA, TA hingga SD dan MI se-Malang Raya. Atmosfernya terasa hangat, penuh dukungan orang tua dan guru yang mendampingi.

2

Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Ahcmad Shampton, memberikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan penyelenggara. Ia menyoroti pentingnya tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami isi Al-Qur’an.

Baca Juga : Rekomendasi Toko Jual Kue Imlek di Malang dan Surabaya

“Selama ini banyak lembaga pendidikan memberikan layanan hafalan Qur’an, tetapi tidak banyak yang memberi layanan pemahaman. Padahal Al-Qur’an harus menjadi imam, menjadi penuntun. Untuk bisa menjadi penuntun, harus dipahami. MTs Al-Huda memberikan layanan itu. Sukses untuk Al-Huda,” ujarnya.

Ia juga menilai pendekatan kreatif seperti anugerah, lomba, dan pengemasan materi dalam bentuk lagu menjadi strategi yang relevan dengan dunia anak. “Anak-anak untuk mendekati Al-Qur’an itu harus dibuat mencintai dulu. Pemahamannya dibuat dengan lagu-lagu, ada pendekatan moral yang sesuai dengan dunia mereka. Tidak kaku. Ini inovasi yang cukup keren,” pungkasnya.


Topik

Pendidikan kemenag kota malang apq scarval mcc kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sumenep Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan