Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

HUT 112 Kota Malang, Ketua DPRD Gaungkan Gotong Royong Kunci Atasi Masalah

Penulis : Hendra Saputra - Editor : A Yahya

01 - Apr - 2026, 16:52

Placeholder
Rapat paripurna HUT Kota Malang ke-112 (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Malang dimanfaatkan Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, untuk menggaungkan kembali semangat gotong royong sebagai solusi utama dalam menjawab berbagai persoalan kota.

Di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah, Amithya menilai kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga : Unisma Perkuat Jejaring Internasional, Dorong Peran Kampus Redam Dampak Konflik Global

"Di setiap kesempatan, saya selalu menyampaikan bahwa jalan terbaik adalah gotong royong semua stakeholder," ucapnya, Rabu (1/4/2026).

Ia menegaskan, berbagai rekomendasi yang selama ini disampaikan DPRD Kota Malang tidak hanya berhenti pada evaluasi kebijakan semata. Lebih dari itu, DPRD mendorong adanya perubahan pola kerja antar perangkat daerah agar lebih terintegrasi.

Menurutnya, kondisi efisiensi anggaran saat ini menuntut setiap organisasi perangkat daerah untuk meninggalkan ego sektoral. Tanpa koordinasi yang solid, program pembangunan berpotensi berjalan tidak efektif dan justru menimbulkan pemborosan.

"Kalau tidak ada mekanisme koordinasi yang baik, itu akan boros energi, boros biaya dan boros program. Sasarannya itu itu saja. Jadi harus ada sinergi," tegasnya.

Amithya juga mencontohkan pentingnya sinergi dalam pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC) yang melibatkan banyak instansi. Mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial P3AP2KB, Disnaker PMPTSP hingga Dispendukcapil.

Menurutnya, masing-masing perangkat daerah memiliki peran vital dalam memastikan akurasi data penerima manfaat. Disnaker bertugas mendata pekerja penerima upah, sementara Dispendukcapil melacak data kependudukan seperti warga yang meninggal maupun bayi yang baru lahir.

Baca Juga : HUT ke-112 Kota Malang: Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Deretan Prestasi Nasional hingga Internasional

"Data data ini penting agar tak ada dobel data atau bahkan tak terdata. Tentu melalui sinergi lintas OPD, jangan jalan sendiri sendiri. Dengan demikian, program UHC benar benar tepat sasaran," tuturnya.

Dalam konteks pembangunan ke depan, ia juga mendorong keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas dari berbagai latar belakang. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Momentum HUT ke-112 Kota Malang, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa berbagai persoalan seperti kemiskinan, banjir hingga kemacetan tidak bisa diselesaikan secara parsial.

"Harapannya, banyak hal yang bisa segera disinergikan. Karena hanya dengan gotong royong, pembangunan bisa lebih efektif dan dirasakan masyarakat luas," tandasnya.


Topik

Pemerintahan Kota malang HUT kota malang 112 kota malang amithya-ratnanggani



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sumenep Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan