Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pendidikan

Cegah Bullying Sejak Dini, Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Edukasi Siswa SD di Kota Batu

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

04 - Aug - 2026, 15:42

Placeholder
Para mahasiswa UIN Sunan Kalijaga saat memberikan sosialisasi bertema Stop Bullying & Bijak Bermedia Sosial kepada puluhan siswa di SD Negeri Sumberejo 02, Kecamatan Batu, Kota Batu. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Angkatan 120 Kelompok Sumberejo 2 “Langkara Project” menggelar sosialisasi bertema Stop Bullying & Bijak Bermedia Sosial di SD Negeri Sumberejo 02, Kecamatan Batu, Kota Batu. Kegiatan yang diikuti 74 siswa demi meningkatkan kesadaran anak sejak dini tentang pentingnya mencegah perundungan (bullying) serta menggunakan media sosial secara bijak.

Sosialisasi dikemas secara interaktif melalui permainan konsentrasi, kuis edukatif “Boleh atau Tidak?”, pemutaran video, sesi diskusi, hingga refleksi bersama. Di akhir kegiatan, para siswa mengucapkan Komitmen Anak Hebat, yakni janji untuk tidak melakukan perundungan, bijak menggunakan media sosial, menjaga data pribadi, berpikir sebelum berkomentar, serta berani membantu teman yang menjadi korban bullying.

Baca Juga : Magang Reguler Kemenkeu 2026 Batch 2 Resmi Dibuka, Simak Syarat, Jadwal, dan Cara Daftarnya

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, hingga menyampaikan pendapat mengenai pentingnya saling menghargai agar lingkungan sekolah menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua.

Mahasiswa KKN Langkara Project, Siti Kamilatus Zahroh, mengatakan tema tersebut dipilih karena anak-anak kini semakin akrab dengan media sosial, tetapi belum semuanya memperoleh pendampingan yang memadai. Kondisi itu dinilai berpotensi memengaruhi cara mereka berinteraksi, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

“Kami memilih tema ini karena saat ini anak-anak sudah banyak terpapar berbagai konten di media sosial yang belum tentu mendapatkan pengawasan yang cukup. Karena itu, kami ingin mengantisipasi dampaknya melalui sosialisasi agar mereka lebih memahami cara menggunakan media sosial secara bijak sekaligus mengenali tindakan bullying,” kata Kamila, Selasa (4/8/2026).

Ia menambahkan, media sosial bisa menjadi sarana belajar sekaligus ruang yang berisiko jika tidak digunakan dengan benar. Karena itu, anak-anak perlu dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga data pribadi, berpikir sebelum berkomentar, serta menghargai orang lain dalam setiap interaksi.

Selain membahas literasi digital, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk perundungan, mulai dari ejekan verbal, perundungan fisik, hingga pengucilan terhadap teman. Siswa diajak memahami bahwa tindakan yang dianggap bercanda sekalipun dapat meninggalkan dampak psikologis bagi korban.

Mahasiswa KKN lainnya, Abror Rijal Rabbani, berharap edukasi tersebut mampu mendorong keberanian siswa untuk melaporkan tindakan perundungan yang mereka alami maupun saksikan. Menurutnya, membangun keberanian untuk berbicara merupakan langkah awal menghentikan budaya bullying di lingkungan sekolah.

“Kami berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran adik-adik untuk berani speak up ketika melihat atau mengalami bullying. Selain itu, kami juga ingin mengingatkan agar mereka tidak menjadi pelaku bullying, di mana pun dan kapan pun,” harap Rijal.

Baca Juga : Kota Batu Bebas Kasus Aktif PMK, Distan-KP Genjot 20 Ribu Dosis Vaksinasi hingga Akhir 2026

Program tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah karena dinilai menjawab kebutuhan yang sedang dihadapi. Guru olahraga sekaligus penanggung jawab aduan siswa, Fajar, mengungkapkan sekolah memang telah menerima beberapa laporan terkait dugaan perundungan antarsiswa.

“Kami sangat terbuka jika mahasiswa KKN ingin menyelenggarakan sosialisasi anti-bullying. Apalagi memang sudah ada beberapa laporan terkait masalah tersebut, sehingga edukasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak,” terang Fajar.

Sedang, Kepala SD Negeri Sumberejo 02, Yuliyati, mengatakan dengan adanya materi yang diberikan tidak hanya dipahami selama kegiatan berlangsung, tetapi juga diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya sangat senang dengan kehadiran mahasiswa KKN di sekolah ini. Semoga anak-anak bisa belajar bersama sekaligus menerapkan nilai-nilai baik yang telah disampaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.


Topik

Pendidikan Cegah Bullying bullying Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Edukasi Siswa SD Kota Batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Sumenep Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan